Dalam catatan CNN Indonesia, beberapa raksasa internet dan jejaring sosial seperti Facebook dan Google sudah membuka kantornya di Indonesia. Sementara Path dan Twitter dalam ancang-ancang.
Sekitar bulan Maret 2014, Facebook secara resmi membuka kantornya di sini. Saat itu, raksasa jejaring sosial ini mengatakan bahwa alasan membuka perwakilannya di tanah air karena ingin dekat dengan bisnis usaha kecil menengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya komunitas besar dengan semangat tinggi di Indonesia, serta negara ini juga menjadi salah satu pasar utama kami. Pengguna Path di Indonesia sangat bergairah terhadap produk ini dan terus berkembang secara cepat, sehingga kami ingin melakukan apapun untuk menawarkan pengalaman," katanya, kepada CNN Indonesia, beberapa waktu lalu.
"Posisi country manager yang sedang kami cari tentunya memiliki keahlian dalam menawarkan pengalaman terbaik dan membangun kerjasama penting, seperti yang sudah kami bina dengan Telkomsel, PT XL Axiata, dan PT Indosat," LaRue, menambahkan.
Data eMarketer menyebutkan pada tahun 2016 mendatang, akan ada 2 miliar smartphone yang beredar di dunia. Negara seperti Indonesia, India, dan Tiongkok menjadi penyumbang terbesarnya.
Disebutkan pula, Indonesia menempati posisi ketujuh dalam daftar pengguna smartphone terbanyak di dunia. Sepanjang tahun 2014 sudah ada 38,3 juta unit smartphone yang beredar.
Bahkan, Statista memprediksi akan ada 103 juta smartphone yang digenggam konsumen Indonesia pada tahun 2017. Laporan ini juga memperkirakan di tahun ini, jumlah smartphone yang hadir akan mencapai 74,8 juta.
Dari rangkuman dan prediksi tersebut, tak aneh rkalau banyak perusahaan internet dan jejaring sosial yang berbondong-bondong menginjakkan kakinya di pasar lokal. (tyo/ded)