Dalam pertemuan itu, Gates mewakili organisasi filantropis Bill and Melinda Gates Foundation. Dalam keterangan di situs web resmi kementerian, pertemuan itu tidak menyebut Gates mewakili Microsoft.
Seperti diketahui, Gates kini aktif kembali di Microsoft sebagai penasihat teknologi setelah perusahaan tersebut dipimpin oleh Satya Nadella sebagai CEO.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan Gates ke Tiongkok hanya berselang beberapa pekan setelah Negeri Tirai Bambu itu membuat kebijakan baru yang dinilai menyulitkan perusahaan teknologi Amerika Serikat untuk memperkuat bisnis di sana.
Perangkat komputer yang bakal di atur meliputi server, router nirkabel, hingga mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Router harus melewati sertifikasi enkripsi, begitu juga dengan layanan virtual private network (VPN).
Perusahaan asing lain khawatir Tiongkok akan memperluas kebijakan macam ini di sektor lain. (adt)