Tim Cook Pernah Tawarkan Ginjalnya ke Steve Jobs

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Jumat, 13/03/2015 14:00 WIB
Hubungan antara Tim Cook dengan Steve Jobs di Apple bukan sekedar urusan atasan dengan bawahan. Ada ikatan emosional diantara keduanya. CEO Apple Tim Cook pernah mencoba menolong Jobs dengan mendonorkan ginjalnya (Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Operating Officer (COO) Apple saat itu Tim Cook tampak tergopoh-gopoh masuk ke rumah bosnya, Steve Jobs. Dia membawa pesan yang membuatnya senang tak keruan. Kabar gembira yang diyakininya itu adalah kesiapan dia mendonorkan ginjalnya ke sang CEO Apple.

Cook membawa sebuah map yang berisi laporan medisnya yang menunjukan bahwa ginjalnya masuk dalam syarat untuk bisa didonasikan. Dia yakin, bahwa Jobs akan menerima kabar itu.

Namun di luar dugaan, Steve Jobs menolaknya. "Tidak. Saya tidak akan pernah membiarkan kamu lakukan itu." BACA: Apple Watch, Nasib Cook di Pergelangan Tangan


Tentu saja Cook kaget, karena seperti diketahui, Jobs cukup lama berjuang melawan panyakit kanker pankreas sampai membuatnya sempat cuti panjang sebagai CEO Apple. Kanker itu mengerogoti kesehatan dan membuat bobot tubuhnya turun drastis.

Malahan beberapa dokter sudah memprediksi bahwa umur Steve Jobs hanya tinggal menghitung hari. Itu juga yang membuat perasaan Cook berkecamuk dan kacau mengetahui Jobs mengalami masa kritis dalam hidupnya.

Lebih dari itu, Cook mengenal Jobs sebagai pribadi yang prefeksionis dan egois kaget dengan penolakan bantuan yang diberikan olehnya.

"Orang yang begitu 'egois', harusnya tidak menjawab seperti itu. Maksud saya, di sini ada seseorang yang sedang sekarat, hampir meninggal karena karena hati, lalu ada orang lain yang sehat menawarkan jalan keluar," kisah Cook.

Apa yang dilakukan Cook menunjukan betapa tulusnya dia membantu Jobs, dan di balik sifatnya dalam memimpin perusahaan Apple, dia tetap menghormatinya.

Tak patah arang, Cook berusaha meyakini bosnya agar mau menerima tawarannya tersebut. "Steve, saya benar-benar sehat, saya sudah periksa. Ini laporan medisnya. Saya bisa lakukan ini dan tidak menganggap ini sebagai risiko. Saya akan baik-baik saja.'"

Jobs yang sedang terbaring lemah di kasur, beranjak dan dia melakukan hal yang sering ia lakukan di perusahaan. Dia meneriaki Cook untuk menolak tawarannya.

"Ia sempat bangun dari tempat tidur dan berteriak kepada saya sekitar empat atau lima kali," kenang Cook.

Pada akhirnya, Cook harus tertunduk lesu. Jobs meninggal pada 5 Oktober 2011 silam di usia 56 tahun karena penyakit kanker pankreas yang dideritanya.
Steve Jobs meninggal dalam usia 56 tahun

Ya, itulan adalah sekelumit cerita menarik buku berjudul Becoming Steve Jobs: The Evolution of a Reckless Upstart Into a Visionary Leader karya penulis Brent Schlender dan seorang eksekutif editor media Fast Company, Rick Tetzeli.

Dari situs USA Today, di dalam buku Schlender dan Tetzeli akan dirilis 24 Maret 2015 mendatang. (tyo/eno)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK