Kejar Apple, Samsung Mau Jual Lebih Banyak Android

Aditya Panji, CNN Indonesia | Rabu, 11/03/2015 14:58 WIB
Samsung meningkatkan target penjualan Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge menjadi 8 juta unit pada April mendatang, dari sebelumnya ditargetkan 7 juta unit. Ponsel pintar Samsung Galaxy S6 Edge dipamerkan dalam konferensi Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, pada awal Maret 2015. (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi Samsung asal Korea Selatan berupaya menaikkan target produksi ponsel pintar Galaxy yang berbasis Android, salah satunya agar kembali menjadi produsen ponsel pintar terbesar dunia yang kini ditempati Apple.

Mengutip Electronic Times, Reuters melaporkan bahwa Samsung berharap bisa menjual 8 juta unit Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge pada April 2015, meningkat dari target sebelumnya sebesar 7 juta unit.

Seorang sumber yang tak disebut namanya melanjutkan, bahwa target produksi Samsung untuk Maret 2015 tetap sama, yaitu 5 juta unit.


Baca juga: Samsung bukan Lagi Pemimpin Pasar Smartphone

Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge menjadi ponsel andalan Samsung di tahun 2015 dan diharapkan bisa mendongrak laba perusahaan yang menurun pada kuartal empat 2014 karena dipicu oleh persaingan ponsel pintar yang semakin ketat secara global. Ini merupakan penurunan laba yang pertama dialami Samsung dalam tiga tahun terakhir.

Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge mulai dijual di 20 negara pada 10 April mendatang.

Menurut lembaga riset Gartner, Samsung kini tidak lagi berada dalam puncak pemimpin produsen yang menjual ponsel pintar terbanyak di dunia. Posisi yang telah diisi oleh Samsung sejak tahun 2011 itu kini telah direbut Apple.

Gartner mencatat Apple telah sukses menjual 74.830.000 unit ponsel pintar pada kuartal empat 2014, sementara Samsung menjual 73.030.000 ponsel pintar.

Menurut Gartner, penjualan ponsel Apple tumbuh 49 persen pada kuartal empat 2014. Sementara Samsung, mengalami penurunan 12 persen.

Kesuksesan Apple ini didorong oleh penjualan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Berkat kedua produk itu, Apple mencatat labar US$ 18 miliar dalam periode tiga bulan yang berakhir pada Desember 2014. Prestasi ini sekaligus mencatatkan Apple sebagai perusahaan publik pertama di dunia yang meraih laba terbesar dalam waktu tiga bulan, menurut analis Howard Silverblatt dari lembaga S&P. (adt/eno)