CEO Twitter Dick Costolo akhirnya mengungkap alasan mengapa baru sekarang mereka buka kantor perwakilan. Hal itu ia unkapkan setelah menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (26/3).
Costolo berkata akhir 2014 lalu merupakan waktu yang tepat bagi perusahaan untuk ekspansi ke Indonesia karena layanan mereka menjadi sangat populer di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengguna Twitter di Indonesia itu sangat banyak, 50 juta orang dan jumlahnya terus bertambah. Dan ini merupakan pertumbuhan terbesar saat ini dan Indonesia menjadi salah satu pasar paling menguntungkan," ungkap Costolo saat ditemui CNN Indonesia.
Selain pengguna di segmen konsumen, Costolo hendak menjadikan Twitter sebagai layanan yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah dan segmen korporasi, termasuk industri televisi.
"Kami tentu akan memperluas bisnis kami di Indonesia melalui mitra operator mobile, mitra hiburan, dan pemerintah. Ini menjadi salah satu alasan dibukanya kantor kami di sini. Kami ingin meyakinkan penduduk di sini untuk menggunakan produk kami dan sebagaimana baik mereka menggunakan produk kami di sini," tegas Costolo.
Keberadaan Twitter diharapkan Costolo dapat mendorong upaya kebebasan berpendapat dan rasa saling menghargai antara pemilik akun. (adt)