CEO Twitter Ungkap Alasan Buka Kantor di Jakarta

Noor Aspasia Hasibuan, CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2015 14:56 WIB
CEO Twitter Ungkap Alasan Buka Kantor di Jakarta CEO Twitter Dick Costolo berbincang dengan Staf Ahli Wapres Sofyan Wanandi, ketika berkunjung ke Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia sejak lama diketahui sebagai salah satu negara yang warganya banyak menggunakan Twitter, namun hal itu tak lantas membuat Twitter membuka kantornya di Jakarta. Baru lah pada akhir 2014, Twitter memutuskan untuk buka kantor di Jakarta.

CEO Twitter Dick Costolo akhirnya mengungkap alasan mengapa baru sekarang mereka buka kantor perwakilan. Hal itu ia unkapkan setelah menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (26/3).

Costolo berkata akhir 2014 lalu merupakan waktu yang tepat bagi perusahaan untuk ekspansi ke Indonesia karena layanan mereka menjadi sangat populer di Jakarta.


Baca jug: Jumlah Pengguna Twitter di Indonesia Akhirnya Terungkap

"Pengguna Twitter di Indonesia itu sangat banyak, 50 juta orang dan jumlahnya terus bertambah. Dan ini merupakan pertumbuhan terbesar saat ini dan Indonesia menjadi salah satu pasar paling menguntungkan," ungkap Costolo saat ditemui CNN Indonesia.

Partnership Director of Southeast Asia and India di Twitter, Rishi Jaitly, sebelumnya mengatakan bahwa momentum Pemilihan Presiden Indonesia 2014 merupakan salah satu alasan Twitter membuka kantor di Indonesia, karena kala itu ada banyak pengguna baru yang mendaftar dan layanan ini ramai dimanfaatkan untuk membicarakan politik dan pemimpin negara.

Costolo menegaskan Twitter telah memberikan banyak keuntungan kepada konsumen di Indonesia karena menghubungkan banyak orang sampai menjadi wadah untuk membicarakan hal yang sedang terjadi.

Selain pengguna di segmen konsumen, Costolo hendak menjadikan Twitter sebagai layanan yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah dan segmen korporasi, termasuk industri televisi.

"Kami tentu akan memperluas bisnis kami di Indonesia melalui mitra operator mobile, mitra hiburan, dan pemerintah. Ini menjadi salah satu alasan dibukanya kantor kami di sini. Kami ingin meyakinkan penduduk di sini untuk menggunakan produk kami dan sebagaimana baik mereka menggunakan produk kami di sini," tegas Costolo.

Keberadaan Twitter diharapkan Costolo dapat mendorong upaya kebebasan berpendapat dan rasa saling menghargai antara pemilik akun. (adt)