Cerita-Cerita Menarik dari Bos Twitter

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2015 15:16 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Twitter Dick Costolo menyambangi Indonesia. Setelah pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah cerita menarik terlontar darinya. Apa saja?

CEO Twitter Dick Costolo menyambangi Indonesia. Hari ini, Kamis (26/3), Costolo mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setelah itu dia juga akan bertemu dengan wartawan, pelanggan, dan rekanan bisnis Twitter. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Costolo mengatakan, dalam pertemuannya bersama Jusuf Kalla, dibahas soal Indonesia dan pengguna online. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dick Costolo mengatakan, Twitter bisa menjadi platform komunikasi untuk kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Twitter. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
CEO Twitter Dick Costolo juga akhirnya mengungkapkan jumlah pengguna Twitter di Indonesia yang sebenarnya. Dia bilang,  jumlahnya mencapai 50 juta pengguna dan ia yakin angka itu akan terus bertambah di masa depan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Costolo mengklaim Twitter juga memberikan banyak keuntungan kepada konsumen di Indonesia karena menghubungkan banyak orang sampai menjadi wadah untuk membicarakan hal yang sedang terjadi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Menurut Dick Costolo banyak sekali yang bisa dibagikan lewat Twitter, mulai informasi banjir, macet, semua bisa diakses lewat Twitter. Dan bukan cuma itu, Wapres Jusuf Kalla saja disebutnya memakai Twitter untuk berhubungan dengan masyarakat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Oleh sebab itu, Twitter memutuskan buka kantor di Jakarta pada akhir 2014, yang menjadi kantor keduanya di kawasan Asia Tenggara. Momentum Pemilihan Presiden Indonesia 2014 disebut sebagai salah satu alasan Twitter membuka kantor di Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Belakangan ini Twitter juga terlibat dalam pengembangan situs web petajakarta.org yang menyediakan informasi seputar banjir di beberapa daerah di Jakarta yang diambil berdasarkan laporan warga serta memanfaatkan fitur geolokasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)