Costolo menegaskan hendak menjadikan Twitter sebagai platform yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia. "Kami tentu akan memperluas bisnis kami di Indonesia melalui mitra operator mobile, mitra hiburan, dan pemerintah. Ini menjadi salah satu alasan dibukanya kantor kami di sini," tegas Costolo.
Baca juga: CEO Twitter Ungkap Alasan Buka Kantor di Jakarta
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Costolo juga berkata bahwa saat ini Twitter dimanfaatkan oleh 50 juta pengguna di Indonesia dan diharapkan jumlah itu terus tumbuh. "Dan ini merupakan pertumbuhan terbesar saat ini dan Indonesia menjadi salah satu pasar paling menguntungkan," ungkap Costolo.
Wakil Presiden Jusuf Kalla sendiri, memandang Twitter sebagai layanan yang positif karena dapat dimanfaatkan sebagai alat kampanye atau urusan sosial lain sehingga membuat generasi muda lebih kreatif.
Kalla mengaku punya akun resmi @Pak_JK yang diurus oleh tim khusus. "Mana bisa saya tiap hari (urus Twitter), tidak bisa urus negara nanti," jelasnya.
Kendati telah bertemu dengan Costolo, Kalla mengungkap bahwa tidak ada kesepakatan yang terjalin hari ini tetapi pertemuan ini bisa membuka kerja sama di masa depan.
Baca juga: Cerita-Cerita Menarik dari Bos Twitter di Jakarta
(adt)