Hacker Ingin Beberkan Cara Mudah Meretas Mobil
Trisno Heriyanto | CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2015 14:32 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak hal menarik yang akan diungkap pada acara konferensi keamanan internet Defcon dan Black Hat pada Agustus 2015 nanti. Salah satunya cara mudah meretas mobil.
Mobil terkini memang sudah dilengkapi berbagai fungsi canggih, sebagian besar bahkan sudah menyediakan layanan internet dan akses sosial media.
Charlie Miller dan Chris Valasek adalah salah satu tim yang ambil bagian dari acara tersebut. Keduanya akan memaparkan seperti apa ancaman yang akan dihadapi para pengguna mobil atau truk dengan teknologi canggih.
"Kami akan tunjukkan bagaimana meretas mobil dan mengendalikannya untuk menolak perintah dari produsen mobil tersebut," begitu kata si hacker tersebut melalui situs Black Hat.
Mobil pintar, atau mobil yang bisa berjalan sendiri memang diprediksi bakal populer. Tapi sebelum produk tersebut benar-benar banyak digunakan, para peneliti lebih dulu mencoba sistem keamanannya dari berbagai sudut.
Kedua hacker tersebut mengaku sudah melakukan banyak riset sejak 2013 dan temuan mereka dijanjikan bakal mengejutkan banyak pihak. Terutama para produsen kendaraan.
Bagaimana mereka bisa meretas? Kedua hacker tersebut belum mau menjelaskan. Mereka hanya mengklaim bisa masuk melalui infrastruktur jaringan dan akses nirkabel yang dimanfaatkan mobil tersebut.
Ada sekitar 24 mobil yang sudah mereka pelajari, dari hasil pengujiannya, kedua hacker tersebut mampu meretas dan mengendalikan beberapa fungsi penting seperti kemudi, pedal gas dan rem.
(eno/eno)
Mobil terkini memang sudah dilengkapi berbagai fungsi canggih, sebagian besar bahkan sudah menyediakan layanan internet dan akses sosial media.
Charlie Miller dan Chris Valasek adalah salah satu tim yang ambil bagian dari acara tersebut. Keduanya akan memaparkan seperti apa ancaman yang akan dihadapi para pengguna mobil atau truk dengan teknologi canggih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil pintar, atau mobil yang bisa berjalan sendiri memang diprediksi bakal populer. Tapi sebelum produk tersebut benar-benar banyak digunakan, para peneliti lebih dulu mencoba sistem keamanannya dari berbagai sudut.
Bagaimana mereka bisa meretas? Kedua hacker tersebut belum mau menjelaskan. Mereka hanya mengklaim bisa masuk melalui infrastruktur jaringan dan akses nirkabel yang dimanfaatkan mobil tersebut.
Ada sekitar 24 mobil yang sudah mereka pelajari, dari hasil pengujiannya, kedua hacker tersebut mampu meretas dan mengendalikan beberapa fungsi penting seperti kemudi, pedal gas dan rem.
(eno/eno)