Mobil terkini memang sudah dilengkapi berbagai fungsi canggih, sebagian besar bahkan sudah menyediakan layanan internet dan akses sosial media.
Charlie Miller dan Chris Valasek adalah salah satu tim yang ambil bagian dari acara tersebut. Keduanya akan memaparkan seperti apa ancaman yang akan dihadapi para pengguna mobil atau truk dengan teknologi canggih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil pintar, atau mobil yang bisa berjalan sendiri memang diprediksi bakal populer. Tapi sebelum produk tersebut benar-benar banyak digunakan, para peneliti lebih dulu mencoba sistem keamanannya dari berbagai sudut.
Bagaimana mereka bisa meretas? Kedua hacker tersebut belum mau menjelaskan. Mereka hanya mengklaim bisa masuk melalui infrastruktur jaringan dan akses nirkabel yang dimanfaatkan mobil tersebut.
Ada sekitar 24 mobil yang sudah mereka pelajari, dari hasil pengujiannya, kedua hacker tersebut mampu meretas dan mengendalikan beberapa fungsi penting seperti kemudi, pedal gas dan rem.
(eno/eno)