Beritanya memang sudah mereda, namun kasus tersebut ternyata masih berbuntut panjang belakangan. Ini setelah WikiLeaks berhasil mendapatkan informasi yang diretas hacker, kemudian memajangnya di situs online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa arsip yang ditujukkan, terungkap beberapa email yang menguak hubungan antara Sony dan Partai Demokrat di Amerika Serikat. Malahan, saat Gubernur Andrew Cuomo maju dalam pemilu, pihak Sony hadir dalam makan malam penggalangan dana.
"Serangan siber terhadap Sony Pictures adalah tindak pidana berbahaya, dan kami sangat mengutuk pengindeksan informasi pribadi dan rahasia lainnya di WikiLeaks. Kami tidak setuju dengan pernyataan keras WikiLeaks 'bahwa bahan ini termasuk dalam domain publik,"tulis pernyataan Sony, yang dikutip dari CNN.
Wikileaks - yang anti-otoritas-yang mengambil sikap di bawah bendera transparansi. Dalam tulisannya, mereka mengatakan dunia berhak untuk melihat melalui dokumen Sony karena mereka menawarkan wawasan langka dalam sebuah rahasia besar di perusahaan multinasional.
(tyo/tyo)