Pada permainan terakhir, manusia bisa mengungguli kecerdasan buatan dalam komputer super yang didesain ilmuwan Carnegie Mellon. Tapi dalam permainan yang lain, komputer yang lebih unggul.
Pada 1996 juara dunia catur Garry Kasparov berhadapan dengan Deep Blue, komputer super buatan IBM dan menang. Tapi setahun kemudian, pada permainan yang sama, Kasparov kalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi mengapa kecerdasan buatan bisa kalah dari manusia dalam permainan poker?
Meski kalah kali ini, selisih antara Claudio dan lawannya, pemain poker profesional Doug Polk, 26 tahun, dan tiga pemain poker profesional lainnya, rupanya tak terlalu besar.
Profesor Sandholm mengatakan akan menulis ulang algoritma Claudio, berdasarkan permainan yang digelar selama dua pekan terakhir. Kalau begitu, pemenangnya nanti tampaknya akan sulit ditebak. (ded/ded)