Tujuh 'Bahaya' Menggunakan Internet Gratis Facebook
Susetyo Dwi Prihadi | CNN Indonesia
Jumat, 22 Mei 2015 17:21 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah organisasi dari beberapa negara menolak program Internet.org yang digagas oleh Facebook. Bukan karena menolak tujuan kampanye ini yang ingin menghubungkan pengguna seluler dengan internet, namun ada beberapa masalah menjadi perhatian.
ICT Watch yang menjadi salah satu bagian organisasi menolak peluncuran platform tersebut mengatakan bahwa aplikasi dan harus diperlakukan sama, tanpa diskirimnasi. Dan memang netralitas jaringan masih menjadi salah satu alasan penolakan tersebut.
CNN Indonesia mengutip surat terbuka yang ditujukan ke Mark Zuckerberg oleh 58 organisasi dari belahan negara lain, mengatakan bahwa netralitas internet mendukung kebebasan berekspresi dan kesetaraan kesempatan dengan memungkinkan setiap orang untuk mencari, menerima, dan menyampaikan informasi dan berinteraksi secara setara.
"Hal ini membutuhkan Internet dikelola sebagai sebuah platform terbuka yang mengkondisikan penyedia/penyelenggara jaringan memperlakukan semua konten, aplikasi, dan layanan secara setara, tanpa diskriminasi," sebut isi surat tersebut.
Ditambahkan juga, aspek penting dari netralitas Internet menyatakan bahwa setiap orang harus dapat berinovasi mengembangkan manfaat Internet tanpa harus terhambat oleh izin.
Selain masalah netralitas jaringan, aspek lain yang menyebabkan Internet.org mendapatkan penolakan adalah:
Zero rating: Zero rating adalah praktek oleh penyedia / penyelenggara layanan telekomunikasi atau Internet yang menawarkan pelanggan mereka sebuah set (paket) khusus layanan atau aplikasi yang bebas biaya karena tidak menggunakan penghitungan data plan yang berlaku.
Praktek ini secara inheren adalah diskriminatif, sehingga telah dilarang atau dibatasi prakteknya di sejumlah negara seperti di Kanada, Belanda, Slovenia dan Chili.
Zero Rating menjadi model dasar Internet.org saat ini. Facebook menjalin kemitraan dengan penyedia atau penyelenggara layanan telekomunikasi atau Internet di seluruh dunia untuk menawarkan akses ke aplikasi atau situs Internet tertentu kepada pengguna tanpa dikenakan biaya.
Perjanjian ini membahayakan kebebasan dan kesetaraan kesempatan dalam berekspresi dengan membiarkan penyedia / penyelenggara layanan menetapkan mana layanan Internet yang bisa mendapatkan keistimewaan dan mana yang tidak.
Hal ini dapat mengganggu arus informasi yang bebas dan hak masyarakat terkait dengan jaringan telekomunikasi / Internet.
ICT Watch yang menjadi salah satu bagian organisasi menolak peluncuran platform tersebut mengatakan bahwa aplikasi dan harus diperlakukan sama, tanpa diskirimnasi. Dan memang netralitas jaringan masih menjadi salah satu alasan penolakan tersebut.
CNN Indonesia mengutip surat terbuka yang ditujukan ke Mark Zuckerberg oleh 58 organisasi dari belahan negara lain, mengatakan bahwa netralitas internet mendukung kebebasan berekspresi dan kesetaraan kesempatan dengan memungkinkan setiap orang untuk mencari, menerima, dan menyampaikan informasi dan berinteraksi secara setara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan juga, aspek penting dari netralitas Internet menyatakan bahwa setiap orang harus dapat berinovasi mengembangkan manfaat Internet tanpa harus terhambat oleh izin.
Zero rating: Zero rating adalah praktek oleh penyedia / penyelenggara layanan telekomunikasi atau Internet yang menawarkan pelanggan mereka sebuah set (paket) khusus layanan atau aplikasi yang bebas biaya karena tidak menggunakan penghitungan data plan yang berlaku.
Praktek ini secara inheren adalah diskriminatif, sehingga telah dilarang atau dibatasi prakteknya di sejumlah negara seperti di Kanada, Belanda, Slovenia dan Chili.
Zero Rating menjadi model dasar Internet.org saat ini. Facebook menjalin kemitraan dengan penyedia atau penyelenggara layanan telekomunikasi atau Internet di seluruh dunia untuk menawarkan akses ke aplikasi atau situs Internet tertentu kepada pengguna tanpa dikenakan biaya.
Perjanjian ini membahayakan kebebasan dan kesetaraan kesempatan dalam berekspresi dengan membiarkan penyedia / penyelenggara layanan menetapkan mana layanan Internet yang bisa mendapatkan keistimewaan dan mana yang tidak.
Hal ini dapat mengganggu arus informasi yang bebas dan hak masyarakat terkait dengan jaringan telekomunikasi / Internet.
Mengancam Kebebasan Berekspresi dan Privasi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
