Meski para pakar yang dihubungi CNN Indonesia mengatakan fenomena itu tak ada kaitannya dengan gempa besar, wajar saja jika warga resah.
Soalnya, sebelum gempa besar melanda Yogyakarta pada 27 Mei 2006, fenomena yang sama terjadi. Tak cuma cacing, perilaku aneh juga diperlihatkan burung, ular, dan hewan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi untuk fenomena yang disebut terjadi baru-baru ini, Kepala Badan Geologi Surono mengatakan fenomena itu lebih kepada masa transisi musim hujan ke musim kemarau. (Baca: Cacing Bikin Resah di Yogyakarta, Ahli: Itu Tak Terkait Gempa)
Gempa besar di kawasan Yogyakarta, kata Mbah Rono, pernah juga terjadi pada 1943. Artinya perlu cukup waktu yang lama untuk kemudian terjadi gempa yang besar pada 2006.
Profesor Sunarno dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada juga berpendapat serupa. Menurutnya, masyarakat tak perlu panik karena fenomena cacing lebih kepada perubahan musim.
Lagi pula, menurut Sunarno, belum ada bukti empirik bahwa keluarnya cacing dari dalam tanah kemudian akan disusul terjadinya gempa bumi.