Ditemukan Spesies Dinosaurus Tanduk Mahkota

Aditya Panji, CNN Indonesia | Sabtu, 06/06/2015 19:31 WIB
Ditemukan Spesies Dinosaurus Tanduk Mahkota Tengkorak kepala Regaliceratops peterhewsi memiliki panjang lebih dari 1,5 meter. Fosil tersebut ditemukan pada 2005 di tebing curam sepanjang Sungai Oldman, bagian barat daya Alberta di Kanada. (Caleb Brown dan Donald Henderson/Royal Tyrrell Museum, Drumheller, Alberta, Kanada)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu spesies baru dinosaurus kembali ditemukan, diberi nama Regaliceratops peterhewsi oleh para ilmuwan dan disebut sebagai dinosaurus bermahkota. Ia dimasukkan dalam keluarga dinosaurus bertanduk yang dikenal sebagai chasmosaurines.

Para ilmuwan dari Royal Tyrrell Museum of Palaeontology di Drumheller, Alberta, Kanada, menulis dalam laporan di jurnal Current Biology,  bahwa Regaliceratops peterhewsi merupakan kerabat dekat Triceratops.

Penulis penelitian ini, Caleb Brown dan Donald Henderson memperkirakan bahwa Regaliceratops peterhewsi hidup sekitar 68 juta tahun yang lalu. Ia memiliki panjang 5 meter dan bobot 1.500 kilo gram.


Ciri khas dari dinosaurus ini adalah keberadaan tanduk-tanduk pendek tapi lebar yang mengelilingi punuk kepala sehingga terlihat seperti mahkota.

Para ilmuwan menemukan tulangnya dalam keadaan hampir utuh pada tahun 2005 silam.

"Sebelum penemuan hewan ini, kami memiliki ide yang cukup baik untuk dipahami atas variasi yang kita lihat di keluarga chasmosaurines," tulis Brown dalam penelitiannya.

Regaliceratops peterhewsi juga memiliki tanduk kecil di dua mata dan satu tanduk panjang juga besar di hidung.

Dengan tanduk di sekitar mata dan hidung, Regaliceratops peterhewsi disebut para peneliti telah melewati proses yang dikenal sebagai evolusi konvergen.

Dengan adanya kesamaan fisik, para peneliti memprediksi ada pula kesamaan perilaku antara Regaliceratops peterhewsi dan Triceratops. Contonya, mereka bertarung dengan menyerudukkan kepala dan saling mengunci tanduk.