Krisis keuangan memaksa pemerintah Yunani membatasi kemampuan warga negara mengambil uang dari bank lantaran terjadi penarikan besar-besaran di sana.
Kebijakan ini berpengaruh pada pembelian konten lagu atau aplikasi di layanan iTunes dan App Store. Pengguna perangkat Apple di Yunani mengeluh di jejaring sosial Twitter bahwa kartu kredit mereka ditolak saat hendak melakukan pembayaran di App Store.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Selain itu, pembayaran dengan jasa PayPal juga tidak bisa digunakan oleh masyarakat Yunani. Sehingga mereka tidak bisa berbelanja online yang pembayarannya dilakukan lewat PayPal, seperti di eBay.
Sementara pihak Apple belum memberi komentar soal gangguan ini, PayPal telah mempublikasikan tanggapan.
Yunani memiliki beban utang yang sangat besar, mencapai 177 persen dari produk domestik bruto, atau PDB, membuat negara ini sulit mengumpulkan uang yang dibutuhkan untuk melakukan pembayaran utang.
Ketika Yunani bergabung dengan Uni Eropa dan mengganti mata uangnya dengan euro tahun 2001, keadaan ekonomi negara ini diprediksi akan terus tumbuh dan diikuti oleh ledakan ekonomi. Namun prediksi ini seketika berubah ketika krisis keuangan menerpa tahun 2008.
Selama lima tahun terakhir, Yunani melakukan negosiasi dengan Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa, dan Dana Moneter Internasional terkait bantuan keuangan untuk mengatasi beban utang mereka.
Namun, Yunani tak juga mampu menyelamatkan kondisi finansialnya. Keadaan ini berujung pada kegagalan Yunani untuk membayar utang sebesar US$1,7 miliar kepada Dana Moneter Internasional yang jatuh tempo pada Selasa (30/6). Ini menjadikan Yunani sebagai negara maju pertama yang gagal membayar utang dan hanya hidup dari uang pinjaman untuk sementara waktu. (adt)