Masuk ke Email Yahoo Tak Perlu Pakai Kata Sandi
Susetyo Dwi Prihadi | CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2015 04:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Yahoo punya ide keren di masa depan yaitu masuk ke layanan email tanpa harus pusing-pusing lagi menghafal kata sandi.
Bagi perusahaan internet ini, kata sandi adalah masa lalu yang akan segera musnah.
Salah satu fitur yang memungkinkan digunakan di masa depan adalah pengguna layanan email tak memerlukan lagi password ini ketika mengunjungi mail.yahoo.com. Pengguna hanya cukup memasukkan nama email, dan 'enter'.
Dari menekan itulah semua berubah, alih-alih harus memasukkan kata sandi pengguna akan mendapatkan pesan di nomor ponselnya apakah ingin masuk ke email yang dituju atau tidak.
Bagi Yahoo, ini tentu saja sangat membantu bagi pengguna yang suka lupa dengan nomor kata sandinya atau email penting yang rentan untuk diretas. Demikian yang dikutip dari The Next Web.
"Kami akan membunuh password secara penuh," Dylan Casey, Vice President Managemen Product Yahoo, seperti dikutip dari The Next Web.
Ini bukan pertama Yahoo ingin mengakhiri era penggunaan kata sandi. Pada Maret, Yahoo merilis sebuah fitur yang disebut On-Demand password, yang memungkinkan orang masuk ke akun email Yahoo dengan password sekali pakai.
"Tapi hanya 3 persen sampai 4 persen dari 225 juta pengguna aktif bulanan Yahoo yang menggunakan On-Demand password," kata Casey.
Belum diketahui kapan tepatnya Yahoo akan menggunakan fitur terbarunya tersebut. (tyo/tyo)
Bagi perusahaan internet ini, kata sandi adalah masa lalu yang akan segera musnah.
Salah satu fitur yang memungkinkan digunakan di masa depan adalah pengguna layanan email tak memerlukan lagi password ini ketika mengunjungi mail.yahoo.com. Pengguna hanya cukup memasukkan nama email, dan 'enter'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Yahoo, ini tentu saja sangat membantu bagi pengguna yang suka lupa dengan nomor kata sandinya atau email penting yang rentan untuk diretas. Demikian yang dikutip dari The Next Web.
"Kami akan membunuh password secara penuh," Dylan Casey, Vice President Managemen Product Yahoo, seperti dikutip dari The Next Web.
"Tapi hanya 3 persen sampai 4 persen dari 225 juta pengguna aktif bulanan Yahoo yang menggunakan On-Demand password," kata Casey.
Belum diketahui kapan tepatnya Yahoo akan menggunakan fitur terbarunya tersebut. (tyo/tyo)