Awas! Iklan Sesat Jebak Pengguna Android Indonesia

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2015 14:55 WIB
Sering menerima iklan antivirus yang sedikit memaksa di pengguna ponsel Android? Hati-hati bisa jadi itu kampanye sesat. Ilustrasi (dok.Android)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi pengguna Android mungkin tak asing lagi ketika membuka suatu situs atau aplikasi tiba-tiba muncul iklan yang mengagetkan dan cenderung menampilkan informasi yang provokatif. Hati-hati, itu bisa jadi jebakan iklan yang menyesatkan.

Karena tak sedikit agen iklan yang menghalalkan cara untuk mempromosikan aplikasi agar bisa meraup jumlah pengunduh yang besar. Salah satunya adalah KaSet (Kampanye Sesat) yang ditemukan oleh perusahaan keamanan Vaksincom.

Menurut Alfons Tanujaya dari Vaksincom, banyak pengguna Android yang ditakut-takuti informasi yang  tidak benar agar mereka mau menginstal aplikasi yang mereka promosikan.


"Hal ini bisa terlihat dari pesan iklan menyesatkan yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Meskipun beberapa terjemahan tersebut mengalami typo (kesalahan pengetikan)," kata Alfons, melalui keterangan yang diterima CNN Indonesia.

KaSet ini akan tampil dalam link iklan dan canggihnya memiliki kemampuan mendeteksi data pribadi pengguna guna menyesuaikan iklan yang tampil.

Sebagai gambaran jika anda menjalankan iklan tersebut menggunakan Firefox di Android maka akan ditampilkan iklan seperti gambar berikut.

Tampilan iklan yang menyesatkan (Dok.Vaksincom)


"Kabar buruknya, dari beberapa aplikasi sering menggunakan metode mempromosikan applikasinya dengan memberikan informasi menyesatkan tentang kondisi smartphone penggunanya. Ada juga apps e-commerce yang cukup terpercaya namun ikut ditampilkan iklannya oleh agen iklan ini," lanjut Alfons.

Hebatnya, sambil menampilkan iklan (lihat gambar), ponsel Android milik pengguna akan dibuat bergetar (vibrate) berkali-kali. Mungkin pembuat iklan ingin smartphone ikut bersukacita bahwa pemilik ponsel mendapatkan hadiah.
Iklan memaksa di pengguna ponsel Android (Dok. Vaksincom)

Kenapa sesat? Karena salah satu capture yang menjadi dasar menyatakan pengguna diminta menginstal aplikasi dan hal ini memang benar-benar kampanye sesat. Jadi, berhati-hatilah.

(tyo)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK