Sebuah program bawaan yang diinstal oleh Dell membuat komputer tersebut rentan terhadap serangan siber. Peretas dimungkinkan membaca pesan yang terenkripsi sampai mengarahkan lalu lintas browser seperti Google, bahkan situs perbankan.
Program tersebut, kata Dell, hanya bisa dihapus secara manual oleh konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan akan menyediakan sebuah instruksi detail untuk menghapus peranti lunak yang rentan itu melalui email dan situs web.
Lubang keamanan pada laptop Dell kali ini mirip dengan celah keamanan “Superfish” yang terdeteksi pada komputer Lenovo awal tahun ini.
Superfish merupakan peranti lunak yang dibuat oleh perusahaan Superfish. Mereka berbasis di Tel Aviv, Israel, dan Palo Alto, California, AS. Perusahaan mengklaim telah mengembangkan teknologi pencarian gambar paling maju dengan tidak merekam aktivitas atau memantau perilaku pengguna.
Tetapi, banyak pihak menilainya sebagai program jahat (malware) atau program pendorong iklan digital yang tidak diinginkan (adware).
Baca juga: Lenovo Akhirnya Minta Maaf dan Akui Lalai Soal Superfish
Peneliti keamanan melaporkan bahwa program tersebut bisa dimanfaatkan peretas untuk mengintai korban, merekam aktivitas di internet, termasuk saat mereka bertransaksi perbankan, berbelanja, hingga mengakses sosial media.
Bahaya yang bisa ditimbulkan si 'ikan super' itu kemudian menarik perhatian Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Mereka mengatakan bahwa program ini membuat komputer rentan terhadap serangan yang dikenal dengan nama SSL spoofing, di mana penyerang dapat mengetahui lalu lintas situs web terenkripsi, lalu dari jarak jauh mengarahkan lalu lintas situs web, dan melakukan serangan lain.
(adt/eno)