Serangan Malware ke iOS dan OS X Meningkat

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Sabtu, 19/12/2015 14:19 WIB
Serangan Malware ke iOS dan OS X Meningkat Serangan ke iOS dan OS X meningkat tajam (REUTERS/Damir Sagolj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa bilang platform tertutup seperti iOS atau OS X akan terjamin dari serangan malware? Buktinya menurut laporan terbaru, jumlah infeksi dan ancaman malware meningkat dalam dua tahun terakhir.

Dari sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Symantec, jumlah ancaman ke Mac OS X meningkat sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2014, sedangkan jumlah  ancaman  iOS yang ditemukan tahun ini jumlahnya lebih dari dua kali lipat.

Perangkat yang di-jailbreak merupakan fokus sebagian besar ancaman dan dari 13 ancaman iOS yang didokumentasikan oleh Symantec sampai saat ini, sembilan hanya dapat menginfeksi perangkat di-jailbreak.


Walaupun total jumlah ancaman yang menargetkan perangkat Apple masih cukup rendah dibandingkan dengan ancaman untuk Windows pada desktop dan Android di sektor mobile, pengguna Apple tidak boleh lengah.
Kenaikan serangan malware ke iOS

Jika platform Apple terus meningkat popularitasnya, maka jumlah ancaman keamanan cyber yang dihadapi pengguna Apple pun akan cenderung tumbuh secara paralel.

Ancaman-ancaman tersebut mulai dari kelompok cybercrime biasa yang berkembang dan melabuhkan ancaman mereka hingga ke platform Apple, sampai ke kelompok penyerang tingkat tinggi yang mengembangkan malware Mac OS X dan iOS yang disesuaikan.

Contoh-contoh ancaman yang terakhir adalah grup pengintaian korporat Butterfly  yang menginfeksi komputer OS X di organisasi target dan grup Operation Pawnstorm APT yang menciptakan malware yang mampu menginfeksi perangkat iOS.

Sementara itu, serangan ke OS X paling banyak disumbangkan oleh grayware, seperti adware, aplikasi yang tidak diinginkan atau menjebak.

Meskipun jumlahnya masih kecil dari keseluruhan ancaman, jumlah ancaman  OS X dan iOS baru yang ditemukan setiap tahunnya menunjukkan tren peningkatan selama lima tahun terakhir.

Dengan mempertimbangkan tren ini, pengguna Apple tidak bisa berpuas diri tentang keamanan. Kesadaran akan ancaman-ancaman umum dikombinasikan dengan perangkat Apple yang dengan tepat diamankan seharusnya bisa meminimalkan risiko infeksi.

(tyo)