Foxconn yang dikenal sebagai mitra terbesar Apple karena merakit iPhone dan perangkat lainnya, dikabarkan sudah mengajukan dana sebesar US$ 5,4 miliar atau setara Rp 75 triliun untuk bisa mendapatkan Sharp.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Foxconn tak akan menyerah, karena dikabarkan mereka tengah melakukan lobi-lobi untuk bisa mendapatkan Sharp kendati dimiliki oleh China.
Sharp masih menimbang rencana ini dan tampaknya akan segera mengambil keputusan pada akhir kuartal pertama tahun 2016 mendatang.
Pada kuartal kedua 2015, Sharp membukukan kerugian operasi 28,8 miliar yen dibandingkan dengan keuntungan 4,7 miliar yen pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu rugi bersih menjadi 34 miliar yen dibandingkan 1,8 miliar yen pada periode yang sama tahun lalu.
Sebelumnya juga, Sharp memutuskan untuk keluar dari bisnis televisi di Amerika. Mereka akan menjual pabrik televisi di Meksiko dan melisensikan merek televisi Aquos di Amerika kepada perusahaan Hisense asal China.
(tyo)