Aplikasi Line Berencana Jadi Perusahaan Publik
Aditya Panji | CNN Indonesia
Senin, 07 Mar 2016 06:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengelola aplikasi pesan instan Line, yang dimiliki oleh perusahaan portal web Naver Corp dari Korea Selatan, berencana menawakan saham perdana ke publik mencapai US$3 miliar di bursa New York, AS, dan Tokyo, Jepang.
Sumber yang dekat dengan kesepakatan ini mengatakan, Line bakal memilih Nasdaq di New York dan Tokyo Stock Exchange.
Line mempercayakan persiapan penjualan saham perdaha ke publik (IPO) ini kepada empat lembaga finansial, yaitu Morgan Stanley, Goldman Sachs, JPMorgan dan Nomura.
Juru bicara Naver mengatakan kepada Reuters, bahwa mereka sedang mempertimbangkan berbagai pilihan untuk IPO tapi belum ada keputusan bulat.
CFO Naver Hwang In-joon mengatakan pada Agustus, perusahaan menunda IPO sampai pendapatan dan kondisi pasar Line membaik. (adt/eno)
Sumber yang dekat dengan kesepakatan ini mengatakan, Line bakal memilih Nasdaq di New York dan Tokyo Stock Exchange.
Line mempercayakan persiapan penjualan saham perdaha ke publik (IPO) ini kepada empat lembaga finansial, yaitu Morgan Stanley, Goldman Sachs, JPMorgan dan Nomura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Diprotes, Line Hapus Stiker Pasangan Sejenis |
Juru bicara Naver mengatakan kepada Reuters, bahwa mereka sedang mempertimbangkan berbagai pilihan untuk IPO tapi belum ada keputusan bulat.
CFO Naver Hwang In-joon mengatakan pada Agustus, perusahaan menunda IPO sampai pendapatan dan kondisi pasar Line membaik. (adt/eno)