Debu Ganas Melingkari Planet Mars
Hani Nur Fajrina | CNN Indonesia
Senin, 04 Apr 2016 17:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa debu ganas semakin kuat dan mempengaruhi tanah di Mars selama bertahun-tahun.
Debu ganas di Mars dan yang di Bumi terbentuk dengan cara yang sama, meski atmosfer Mars sangat tipis jika dibandingkan dengan Bumi.
"Kami pernah melihat debu ganas saat pesawat robotika Spirit masih beroperasi di kawasan Gusec Crater. Sangat kontras untuk kejadian serupa di Meridiani Planum," kata Arvidson lagi.
Tercatat pesawat Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) juga pernah menangkap fenomena debu ganas setinggi 19 kilometer saat jambulnya menyentuh langit pada 2012 lalu.
Pesawat nirawak NASA yang menjelajah Mars tak hanya Curiosity, tapi juga Opportunity. Baru-baru ini Opportunity menemukan fenomena menakjubkan di permukaan planet merah.
Opportunity berhasil mengambil gambar fenomena debu ganas yang sedang berputar di area Meridiani Planum.
Diketahui Meridiani Planum adalah 'rumah' Opportunity sejak ia mendarat di Mars sejak 2004 silam.
"Ini salah satu debu ganas terbaik yang pernah kami lihat di Meridiani Planum. Kami beruntung berhasil mengambil gambarnya!" seru deputi pimpinan investigasi Opportunity Ray Arvidson kepada media Mashable.
Opportunity berhasil mengambil gambar fenomena debu ganas yang sedang berputar di area Meridiani Planum.
Diketahui Meridiani Planum adalah 'rumah' Opportunity sejak ia mendarat di Mars sejak 2004 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa debu ganas semakin kuat dan mempengaruhi tanah di Mars selama bertahun-tahun.
Dari penjelasan NASA, debu ganas ini bisa terjadi ketika cuaca sedang kering, di mana permukaan tanah tertentu suhunya naik menjadi sangat panas dibanding area di sekitarnya.
Menurut Arvidson, merupakan fenomena langka bagi Opportunity untuk bisa menangkap debu ganas yang sedang dalam aksi berputar di udara.
Menurut Arvidson, merupakan fenomena langka bagi Opportunity untuk bisa menangkap debu ganas yang sedang dalam aksi berputar di udara.
"Kami pernah melihat debu ganas saat pesawat robotika Spirit masih beroperasi di kawasan Gusec Crater. Sangat kontras untuk kejadian serupa di Meridiani Planum," kata Arvidson lagi.
Tercatat pesawat Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) juga pernah menangkap fenomena debu ganas setinggi 19 kilometer saat jambulnya menyentuh langit pada 2012 lalu.
Dari laporan NASA, Opportunity belakangan ini memang digerakan menuju lereng tercuram, namun ia tidak sampe ke bagian puncak lereng.
Roda Opportunity terselip beberapa kali dan akhirnya tim ilmuwab memutuskan jalan pintas yang lebih mudah untuk menuju target area selanjutnya demi eksplorasi.
(eno)
Roda Opportunity terselip beberapa kali dan akhirnya tim ilmuwab memutuskan jalan pintas yang lebih mudah untuk menuju target area selanjutnya demi eksplorasi.