BUMN Singapura Beli Rp1,4 Triliun Saham Alibaba
Aditya Panji | CNN Indonesia
Kamis, 02 Jun 2016 15:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan usaha pemerintah Singapura yang mengelola kekayaan negara (sovereign wealth fund) membeli US$1 miliar atau Rp1,4 triliun saham di perusahaan e-commerce Alibaba setelah Sofbank Group melepas sebagian sahamnya di Alibaba.
Perusahaan investasi milik pemerintah Singapura itu adalah GIC Private dan Temasek Holdings yang masing-masing membeli US$500 juta melalui anak perusahaan. Per lembar sahamnya dihargai US$74.
Saham tersebut merupakan saham yang dilepas oleh Softbank di Alibaba sebesar US$8,9 miliar.
Alibaba sendiri membeli US$2 miliar dari saham Softbank dengan harga per lembar yang sama, kata Executive Vice Chairman Alibaba Joseph Tsai.
Ia juga mengatakan sejumlah eksekutif senior dan pendiri membeli US$400 juta dengan harga per lembar saham yang sama, US$74.
Softbank juga menawarkan surat utang US$5,5 miliar yang dapat ditukar dengan saham Alibaba dalam tiga tahun, kata Tsai.
Softbank berkata mereka setidaknya akan menjual US$7,9 miliar saham di Alibaba untuk membayar utang perusahaan. Kendati telah menjualnya, Softbank masih menjadi pemegang saham terbesar di Alibaba. (adt)
Perusahaan investasi milik pemerintah Singapura itu adalah GIC Private dan Temasek Holdings yang masing-masing membeli US$500 juta melalui anak perusahaan. Per lembar sahamnya dihargai US$74.
Saham tersebut merupakan saham yang dilepas oleh Softbank di Alibaba sebesar US$8,9 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alibaba sendiri membeli US$2 miliar dari saham Softbank dengan harga per lembar yang sama, kata Executive Vice Chairman Alibaba Joseph Tsai.
Ia juga mengatakan sejumlah eksekutif senior dan pendiri membeli US$400 juta dengan harga per lembar saham yang sama, US$74.
Softbank berkata mereka setidaknya akan menjual US$7,9 miliar saham di Alibaba untuk membayar utang perusahaan. Kendati telah menjualnya, Softbank masih menjadi pemegang saham terbesar di Alibaba. (adt)