Yahoo dan Twitter Dilaporkan Bertemu Bicara Potensi Merger

Aditya Panji, CNN Indonesia | Jumat, 03/06/2016 21:00 WIB
Yahoo dan Twitter Dilaporkan Bertemu Bicara Potensi Merger CEO Yahoo, Marissa Mayer. (REUTERS/Robert Galbraith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para eksekutif dari Twitter dilaporkan telah bertemu dengan manajemen Yahoo yang dipimpin CEO Marissa Mayer, beberapa pekan lalu, untuk membahas kemungkinan merger.

Seorang sumber mengatakan kepada New York Post, para eksekutif dari kedua perusahaan itu menghabiskan beberapa jam untuk membicarakan strategi yang munkin masuk akal.

Sumber itu berkata Twitter adalah media dengan tujuan untuk berita instan, sementara Yahoo memiliki banyak produk di situsnya. "Idenya tidak segila yang Anda pikirkan," kata sumber itu.


Namun, sang sumber berkata bahwa pendiri dan CEO Twitter Jack Dorsey tidak hadir dalam diskusi dengan Yahoo. "Ketika CEO Anda tidak muncul dalam pertemuan manajemen, Anda harus bertanya-tanya seberapa serius itu," kata sumber New York Post.


Menurut laporan media tersebut, Twitter disebut-sebut tertarik untuk memanfaatkan informasi dari Yahoo.

Petinggi perusahaan Yahoo tidak bersedia berkomentar soal kabar ini, demikian pula dengan Twitter. "Kami tidak mengomentari rumor dan spekulasi," kata juru bicara Twitter.

Yahoo, yang perusahaannya bernilai US$38 miliar, mengumumkan menjual bisnis inti pada Februari lalu dan sedang mempertimbangkan pula sejumlah langkah strategis.

Sejumlah pihak yang dilaporkan telah mengajukan penawaran adalah Verizon, AT&T, dan segelintir perusahaan ekuitas.

Sementara Twitter, saat ini sedang berjuang mengatasi sejumlah masalah dalam perusahaan, termasuk melihat kenyataan mereka menghadapi pertumbuhan pengguna yang stagnan. (adt/eno)