Bagi Ririek apa yang dilakukan oleh perusahaan yang dipimpinnya sejatinya merupakan komitmen dari membangun infrastruktur hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, apa dicapai Telkomsel saat ini adalah hasil perjuangan panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ririek mengatakan bahwa dalam membangun BTS, Telkomsel melakukan tiga pendekatan. Pertama reguler, yakni membangun BTS karena memang layak dibangun, baik di kota maupun di daerah.
Terakhir, adalah dana Universal Service Obligation (USO), yakni membangun jaringan di pelosok hingga perbatasan yang bahkan jumlah penduduknya tidak akan bertambah. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemerintah.
Malahan, dana USO yang sejak dua tahun lalu mandek, tak menyurutkan Telkomsel untuk tetap memelihara jaringan agar berfungsi normal.
Langkah-langkah pendekatan itu yang membuat Telkomsel berhasil melaju dan meninggalkan operator lain dalam membangun jaringan. (tyo)