Dalam pernyataan di blog PlayStation, Sony mengklaim bahwa pengalaman virtual yang disuguhkan perangkat headset PS VR setara dengan menonton tayangan di layar berukuran setidaknya sampai 226 inci.
Sony memberi pilihan mode layar lebar layaknya bioskop secara virtual untuk memaksimalkan pengalaman para pengguna. Nantinya, pengguna akan diberi opsi 117 inci, 163 inci, dan 226 inci sebagai pengalaman virtual yang diinginkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui layar PS VR mampu menampilkan game hingga 120 frame per detik. Selain itu, layarnya juga memiliki resolusi 1.920 x RGB x 1.080 yang berarti mampu menciptakan warna RGB pada setiap piksel yang ditampilkan.
PlayStation VR dibanderol US$399 atau sekitar Rp5,3 juta. Ini lebih murah jika dibandingkan dengan Oculus Rift yang dijual US$599 (sekitar Rp7,9 juta) dan HTC Vive US$799 (sekitar Rp10,5 juta).
Lihat juga:PS4 Baru Bakal Sokong Game 4K |
Andrew House selaku President and Group CEO of Sony Computer Entertainment (SCEI) beberapa waktu lalu menganggap VR sebagai evolusi alamiah dari pengalaman pengguna.
Pihak Sony juga meyakini teknologi VR akan diadopsi di berbagai konsol game, tak lupa dengan konten permainannya.
Di sisi lain, saat ini warga dunia tengah fanatik dengan game Pokemon Go yang mengusung teknologi augmented reality (AR). Dari situ, banyak yang memprediksi AR juga akan menjadi masa depan pasar game. (adt)