Sejak game besutan Niantic ini diluncurkan, pemain dipaksa untuk berkeliling ke tempat-tempat tertentu untuk mengumpulkan beberapa item yang disebut Pokestop. Tak sedikit dari Pokestop itu adalah tempat, situs atau monumen bersejarah.
Awalnya seperti dipaksa, lama kelamaan banyak para pemburu monster virtual itu mulai mencari tahu sejarah lanskap yang dijadikan Pokestop tersebut.
"Sebelum saya hanya akan dari Point A ke Point B, tapi sekarang aku belajar hal-hal," kata Pokemon Traineer berusia 15 tahun, Jaiden Cruz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti halnya Cruz, gamer lain Cheryl DiMarzio, berkunjug mulai dari gereja tertua yang dibangun Roger Williams, pada tahun 1638an dan batu yang menandai di mana tentara Perancis berkemah selama Perang Revolusi.
"Landmark yang berbeda, patung-patung dan tempat-tempat bersejarah kini semakin menarik untuk diketahui," ujarnya seperti dikutip dati Phsy.org. (tyo)