CEO Bukalapak Optimis Jack Ma Bisa Bantu Majukan E-commerce

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Sabtu, 10/09/2016 11:02 WIB
Zaky berharap penunjukkan Jack Ma bisa membawa kemajuan e-commerce Indonesia melalui saran-sarannya. Achmad Zaky, pendiri dan CEO Bukalapak. (CNN Indonesia/Aqmal Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Permintaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara ke founder dan Chairman Jack Ma untuk menjadi penasihat di streering committe bidang e-commerce mendapat sambutan beragam dari pelaku e-commerce di Indonesia.

Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky menyambut positif keputusan pemerintah itu. Menurutnya, upaya yang dilakukan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membesarkan e-commerce tanah air.

"Langkah itu (penunjukkan Jack Ma) menurut saya bagus untuk kemajuan e-commerce di negara ini," kata Zaky kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.



Disebutkan lebih lanjut, kesuksesan Ma dalam membawa Alibaba menjadi raksasa e-commerce diharapkan bisa membawa pengaruh besar bagi Indonesia.

"Saya yakin saran-saran beliau bisa memberikan kemajuan yang sangat penting bagi industri e-commerce," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sosok Jack Ma diharapkan bisa berperan sebagai penasihat pemerintah untuk mengangkat industri e-commerce ke lanskap internasional.

"Penunjukan ini harus dipastikan lagi, nanti industri e-commerce Indonesia yang harus menang, bukan sebaliknya," ungkapnya lagi.


Zaky lebih lanjut menyebut saat ini di Bukalapak sendiri sudah memiliki 1 juta pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang siap bersaing di dalam dan luar negeri. Melalui 'oleh-oleh' yang dibawa pemerintah pasca kunjungan ke China, Zaky mengaku optimis kesempatan UKM bersing di pasar global kian terbuka lebar.

Sebelumnya Rudiantara menjelaskan bergabungnya Ma sebagai steering committee diharapkan bisa meningkatkan perdagangan produk Indonesia khususnya dari Usaha Kecil Menengah (UKM). Produk UKM ini disebutnya perlu di-exposure ke dunia internasional. (evn)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK