Keputusan tersebut disepakati setelah 20 perwakilan pengemudi se-Jabodetabek bersedia berdialog dengan pihak Gojek dibantu Kapolres Jakarta Selatan Kombespol Tubagus Ade Haryadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompromi untuk bernegosiasi diambil pengunjuk rasa lantaran aksi mereka yang telah berjalan hampir 6 jam tak mendapat reaksi berarti dari pihak Gojek. Praktis selama massa beraksi tak ada pihak manajemen Gojek yang mau turun untuk bicara dengan para pengemudi.
Lihat juga:Alasan Kemarahan Pengemudi Gojek |
Sistem penilaian performa menjadi tuntutan utama pengemudi Gojek pada demonstrasi kali ini. Mereka mengaku kecewa lantaran sistem tersebut merugikan fisik dan pendapatan mereka.
Pada saat berita ini ditulis, ruas Jalan Kemang Selatan kembali dibuka. Sejumlah besar demonstran juga sudah meninggalkan area unjuk rasa di depan kantor utama Gojek.
Berdasarkan penuturan aparat kepolisian dan pengemudi, demonstrasi kali ini disebut sebagai yang terbesar semenjak Gojek berdiri.
Sementara itu menurut informasi yang didapat oleh CNNIndonesia.com, co-founder Gojek Nadiem Makarim sedang tidak berada di lokasi karena sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa menemui para mitranya tersebut.
Penolakan pengemudi terhadap sistem penilaian performa adalah alasan utama demonstrasi kali ini. Sistem yang dimaksud adalah ketentuan yang mereka harus penuhi untuk mencapai bonus.
Normalnya untuk mendapatkan bonus sebesar Rp140 ribu, pengemudi perlu mengumpulkan 14 poin dalam sehari. Poin tersebut diperoleh dari banyaknya order yang berhasil dipenuhi seorang pengemudi.
Untuk pesanan berjarak di bawah 5 kilometer, pengemudi akan mendapatkan satu poin. Pada jarak 5-10 kilometer, poin yang diperoleh 1,5 poin. Terakhir pada jarak di atas 10 km pengemudi dapat 2 poin.
Demo di depan kantor pusat Gojek, di Kemang (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Sementara dari pihak manajemen Gojek menjelaskan sistem performa ada untuk memberi semangat pada mitra pengemudi dalam mengantarkan penumpang. Menurut pihak manajemen banyak keluhan yang masuk akibat pesanan yang tak selesai. (tyo)
Demo di depan kantor pusat Gojek, di Kemang (CNN Indonesia/Safir Makki)