Ditemui di Jakarta, Kamis (20/10), Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati percaya diri bahwa sistem yang ada saat ini sudah cukup mumpuni terkait potensi keributan di Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia menilai standar nilai komunitas yang terpelihara di Facebook cukup ketat dan aktif dalam "memerangi" konten yang tidak layak.
Sentimen SARA menjadi kekhawatiran utama setelah terjadinya protes sejumlah kelompok agama Islam atas ucapan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang dimuat di sebuah video dan menjadi viral di Facebook dan medium lannya.
Walau demikian, Wido tak ambil pusing dengan kekhawatiran tersebut. Menurutnya tak semua informasi yang muncul dan dianggap ramai di Facebook, tak menjamin isu itu bersifat nasional.
"Terkait pilkada yang lagi ramai, kan beda-beda tiap orang. Apa yang muncul di akun Facebook seseorang tergantung juga dengan preferensi informasi yang diikuti oleh mereka," tutup Wido.
(tyo)