Country Head Twitter Indonesia, Roy Simangungsong, menyebut pihaknya akan memperkuat fitur video mereka seperti Live dan Periscope. Walau tak seagresif platform media sosial lain, Roy percaya bisa mengkapitalisasi perbedaan fungsi Twitter sebagai alat penangkap momen ketimbang platform pesaing mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai dari brand, KPK, KPU, Presiden Jokowi, menteri, gubernur, menggunakan Periscope untuk menjangkau pengguna yang lain," tambahnya.
Roy menambahkan saat ini sejumlah merek dagang yang telah mengaplikasikan fitur video Twitter sebagai alat promosi mereka sudah 60-70 persen.
Bersama dengan perusahaan media yang aktif di Twitter untuk menebar konten video kepada khalayaknya, Roy merasa pergeseran ke konsumsi video dari sekadar teks ataupun foto makin menggairahkan Twitter.
"Dari riset yang kita lakukan kemari pada tahun 2015 ke 2016, konsumsi video secara global meningkat 120 kali dan di Indonesia termasuk yang berkontribusi tumbuh itu," tutur Roy.
Meski demikian, Roy tak bisa menyebut angka riil jumlah penikmat video di Twitter. Namun Roy menekankan bahwa fokus mereka ke arah video di 2017 sebagai langkah serius.
Setelah kematian Vines, Twitter mengaku akan memperkuat tiga jenis fitur video yang kini mereka miliki. Menurut Roy, GIF yang belum lama diperkenalkan termasuk sebagai konten video, dan itu cukup populer memancing interaksi di platform Twitter.
"Video itu enam kali lebih tinggi kemungkinan untuk di-retweet oleh orang," tutup Roy.
(tyo)