Mari Kita Sambut Kembali Ponsel Nokia

Susetyo Dwi Prihadi , CNN Indonesia | Minggu, 08/01/2017 12:07 WIB
Mari Kita Sambut Kembali Ponsel Nokia Nokia 6, ponsel dengan sistem operasi Android Nougat (Foto: HMD Global)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nokia kembali ke bisnis ponsel bukan rahasia lagi. Hari ini, Minggu (8/1) menjadi saksi kebangkitan lagi mantan raja smartphone dunia tersebut.

Lisensi merek Nokia dibeli oleh perusahaan asal China HMD Global Oy atau HMD akhir tahun 2016, melalui Nokia 6 menjadi tanda perdana hadir terlebih dahulu di pasar China.

Nokia 6 adalah langkah awal bagi ambisi HMD untuk membuat standar baru bagi desain, kualitas material dan inovasi ponsel.

“Nokia 6 merupakan hasil apa yang kami dengar dari konsumen. Desain cantik, menghibur dan penuh dengan fitur unggulan,” ujar CEO HMD Global Arto Nummela, melalui situs resminya.

Dia menambahkan, “kami berambisi mengantarkan produk premium ke konsumen dengan harga bersaing. Kami memulai Nokia untuk konsumen di China.”

China memang menjadi langkah awal karena di negara tersebut terdapat 552 juta pengguna ponsel pintar pada tahun 2016, dan diprediksi akan meningkat menjadi 593 juta pada tahun 2017. Ini tentu saja pasa potensial.

Bila menilik dari spesifikasinya, Nokia 6 hadir dengan ukuran layar 5.5 inci yang dibalut resolusi 1920x1080 plus dilapisi kaca Gorilla Glass 2.5D. Ponsel ini akan sampai di tangan konsumen dengan sistem operasi Android Nougat.

Menyokong kinerja, prosesor Qualcomm Snapdragon 430 sudah ditanamkan bersama RAM 4GB, tak lupa juga internal memori seluas 64GB.

Di sisi hiburan ada kamera 16 megapixel di bagian belakang, lensa aperture f/2.0 serta di sisi depan 8 megapixel. Mengirimkan suara juga lebih nyaring melalui 6db karena kehadiran dua amplifier.

Hadir di China terlebih dahulu melalui situs online JD.com, dengan harga 1699 yuan atau setara Rp 3,2 juta saja. Belum diketahui kapan akan dirilis untuk pasar global.