Presiden AS Bakal Hapus Situs Penelitian Perubahan Iklim

Bintoro Agung Sugiharto, CNN Indonesia | Kamis, 26/01/2017 09:20 WIB
Presiden AS Bakal Hapus Situs Penelitian Perubahan Iklim Donald Trump menginstruksikan untuk menutup situs pemerintah terkait penelitian perubahan iklim (Foto: REUTERS/Andrew Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintahan Donald Trump meginstruksikan menghapus semua konten dan halaman resmi pemerintah mengenai perubahan iklim. Trump menganggap perubahan iklim sebagai hoax belaka.

Berdasarkan laporan The Independent pada Rabu (25/1), instruksi itu ditujukan kepada Agen Perlindungan Lingkungan (EPA), badan perlindungan lingkungan di Amerika Serikat, yang selama ini meneliti dampak perubahan iklim.

Situs EPA selama ini memuat data gas rumah kaca dari industri maupun dari laporan badan penelitian lain yang sama-sama menggambarkan penyebab dan dampak perubahan iklim.



Kini sejumlah ilmuwan di EPA mengaku berusaha menyelamatkan bagian-bagian terpenting di situs mereka yang akan segera dihapus pemerintah.

"Jika situs ditutup, kerja kami bertahun-tahun soal perubahan iklim akan menghilang," kata salah seorang pejabat EPA kepada Reuters.

Pada Selasa (24/1) lalu, pejabat EPA sebelumnya mengirimkan pesan kepada staf mereka untuk menutup laman perubahan iklim di situs mereka yang berisi tautan ke beberapa penelitian ilmiah dan data rinci soal emisi gas rumah kaca.

Diperkirakan konten tersebut akan dihapus pada Rabu waktu setempat.


Dari pantauan ke situs mereka, laman mengenai perubahan iklim terlihat masih ada. Sejumlah tautan ke sejumlah riset pun masih bisa diakses.

Namun ketidakpercayaan Trump kepada perubahan iklim setidaknya sudah terlihat di situs Gedung Putih. Mereka menghapus segala rujukan perubahan iklim dengan rencana kebijakan energi.

Kala masih bertarung di kampanye pemilihan presiden AS, Trump memang berkali-kali menyebut perubahan iklim adalah hoax yang diembuskan China untuk memenangi kompetisi dengan perusahaan AS. (evn)