Netizen Kecewa Disneyland Boyolali Hoax

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Selasa, 18/04/2017 08:12 WIB
Netizen Kecewa Disneyland Boyolali Hoax Salah satu lokasi Disnyeland (REUTERS/Aly Song)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sempat menjadi bahan pembicaraan dan keriuhan di Twitter, seketika rasa suka cita itu hilang ketika tahu Disneyland di Boyolali hanya isapan jempol atau hoax.

Sempat didengungkan oleh Bupati Boyolali Seno Samodro. Dia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Boyolali telah meneken nota kesepahaman dengan investor dari Belanda untuk membangun Disneyland di wilayahnya.

Menurut Seno, komitmen investasi dari pemodal yang tidak disebutkan namanya bernilai Rp6 triliun dan pembangunannya akan menggunakan lahan seluas 100 hektare. Tiga kecamatan di Boyolali yang menurut Seno sangat cocok dijadikan lokasi pembangunan Disneyland adalah Mojosongo, Boyolali Kota, atau Ampel.


Sayang, tak lama setelah heboh berita itu, The Walt Disney Company membantah pihaknya akan membuka theme park di Boyolali, Jawa Tengah.

The Walt Disney Compay Asia Tenggara mengklaim bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas perusahaan tersebut. Namun, pihaknya membantah untuk membuka Disney Land di Boyololali.

“Kami tak memiliki rencana untuk membuka Disneyland di Indonesia saat ini,” demikian keterangan resmi The Walt Disney yang diterima CNNIndonesia, Senin (17/4).

Seketika, netizen langsung mengungkapkan kekecewaanya yang ditumpahkan melalui media sosial, seperti Twitter.

“Soal berita pembangunan Disneyland di Boyolali ternyata Hoax. Bupati kok suka hoax” cuit akun Twitter @JatengTwit.

“bupati boyolali yg diusung oleh PDIP ini ternyata sebar hoax bangun disneyland indonesia” ujar akun @InginKeadilan.



CNNIndonesia.com sempat melakukan konfirmasi ke Ajudan Bupati Boyolali, Aan Adi Prasetyo yang ternyata rencana pembangunan taman bermain serupa Disneyland di Boyolali, bukan wahana Disney.

Menurutnya, sejauh ini pemerintah sedang dalam proses pembebasan lahan untuk area pembangunan 'Disneyland'.

"Sejauh ini pembebasan lahan baru 15 persen, kalau berjalan mulus (proses pembebasan lahan), pembangunan theme park akan dimulai September tahun ini," ungkapnya kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (17/4).

Lebih jauh Adi menegaskan nantinya pembangunan theme park akan menggunakan lahan seluas 100 hektare. Namun begitu ia mengaku belum bisa memberikan informasi detil mengenai lokasi pembangunan yang nantinya akan dipilih.

Selain itu sejauh ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum menerima permohonan izin dari Walt Disney untuk membangun Disneyland di Boyolali.

"BKPM menunggu follow up rencana tersebut, dan apabila sudah ada pengajuan permohonan penanaman modal ke BKPM baru jelas siapa investornya dan berapa rencana investasinya," ujar Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis, melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (17/4).