CEO XL Axiata Dian Siswarini mengungkap bahwa teknologi 2G dinilai lebih baik ketimbang 3G, terutama untuk layanan suara atau panggilan telepon.
Sementara teknologi 3G dianggapnya terlalu "nanggung" untuk melayani akses data karena kualitasnya tidak terlalu baik. Untuk itulah dalam sebuah diskusi yang dihadirinya di Barcelona, penyedia teknologi memiliki pemikiran untuk memilih mengakhiri hidup teknologi 3G ketimbang 2G.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menilik Percepatan Masa Hidup Jaringan 2G |
Kedepan, Dian mengungkap strategi untuk mempertahankan teknologi 2G yang diperuntukkan untuk layanan suara dan 4G untuk akses data. Pemikiran untuk memilih mematikan 3G ketimbang 2G disebutnya baru muncul saat menghadiri sebuah pertemuan di Barcelona.
"Memang cukup viral mana yang akan kita pertahankan dan buang, tapi kalau kami sebagai operator harus melihat dukungan dari penyedia infrastruktur. Kalau mereka pada akhirnya mengatakan bahwa 2G itu akan sampai dimatikan, maka itu yang akan kami ikuti," imbuhnya.
Pemikiran mengubah wacana mematikan 3G disebutnya melihat pada pertimbangan tingkat efisiensi. Panggilan suara dianggap lebih efisien saat dilayani dengan 2G, sementara spektru 3G nantinya bisa dimodernisasi untuk dialokasikan sebagai tambahan teknologi 2G, 4G atau 5G ke depan.
Menanggapi hal tersebut, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatikan Kominfo, Ismail, mengatakan bahwa masukan dari operator akan menarik untuk dibahas lebih lanjut. Namun jika benar 2G terbukti lebih efisien setelah pengkajian yang dilakukan, pemerintah akan memberikan dukungan baik dalam bentuk kebijakan maupun spektrum netral.
"Lihat sikonnya kalau bisa aturan apa yang bisa mendukung kalau memang ide itu benar, maka harus diadakan pengkajian dulu. Saya kira menarik untuk dibahas lebih lanjut," ujar Ismail saat ditemui di kesempatan yang sama.
Sebelumnya, CEO Indosat Ooredoo juga mengatakan bahwa 3G tidak lebih baik untuk layanan suara ketimbang 2G. Pihaknya juga menyarankan pemerintah untuk lebih baik mematikan 3G jika tujuan akhirnya berupa efisiensi.