Puluhan Juta Demi Tampil di Laman Depan E-commerce Cina Ini

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Selasa, 09/05/2017 16:57 WIB
Puluhan Juta Demi Tampil di Laman Depan E-commerce Cina Ini I Wayan Dipta sebagai Deputi Bidang Produksi & Pemasaran dan Oliver Yang Direktur J&T Alibaba (CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan e-commerce raksasa asal Cina, Alibaba.com, bekerjasama dengan J&T Express. Kerjasama ini dilakukan untuk memudahkan pengusaha UKM dan pelaku bisnis lainnya untuk menjual barang dan jasanya di laman Alibaba. Dengan kata lain, membantu UKM Indonesia menembus pasar internasional.

Kerjasama kedua perusahaan ini dinamakan J&T Alibaba. Perusahaan ini akan memberikan konsultasi dan program pendidikan. Materi yang diberikan seputar strategi e-commerce, ekspor, pemasaran, dan akses ke berbagai pembeli potensial dari seluruh dunia. Meski demikian, keduanya menolak untuk menyebut kerjasama ini sebagai joint venture.  


"Kami berharap sektor UKM (Indonesia) bisa menembus pasar internasional. Karena ketika kami mengadakan pameran di Malaysia saja transaksinya sangat besar. Kalau ini bisa didorong ke online, maka saya berharap UKM kita akan bisa berkontribusi lebih besar lagi," papar I Wayan Dipta sebagai Deputi Bidang Produksi & Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM saat menyampaikan sambutannya di Jakarta Pusat, Selasa (9/5).


Keanggotaan Puluhan Juta

Sebagai penyedia jasa konsultasi dan edukasi J&T Alibaba menerapkan model bisnis dari biaya keanggotaan. Keanggotaan yang ditawarkan ini terdiri dari internasional free member (IFM) dan Global Gold Supplier (GGS). IFM tersedia gratis untuk pengusaha. Sementara GGS ditawarkan dengan paket basic, standard, premium. Paket keanggotaan ini dibuka dengan harga Rp22 juta hingga yang paling tinggi Rp95 juta.

Mengapa harga keanggotaan ini begitu mahal? Sebab, anggota GGS akan mendapatkan penawaran eksklusif. Tawaran ini berupa bantuan konsultasi bisnis dari ahli, akses pada permintaan pembeli, dan tampil di halaman awal Alibaba.com begitu pembeli memasukkan kata kunci.

Sebelumnya, penjual Indonesia yang ingin tampil eksklusif di Alibaba diharuskan mengajukan permintaan untuk berjualan go international langsung ke kantor pusat di China. Hal itu juga berlaku untuk keanggotaan premium agar penjual bisa ditempatkan di halaman depan.

Bantu UKM

"J&T Alibaba resmi berdiri sebagai mitra bisnis Alibaba.com di Indonesia. Kami berkomitmen untuk memajukan perekonomian Indonesia dengan mendorong sektor UKM. (Sehingga,) J&T berharap dapat turut membantu inisiatif pemerintah untuk memajukan UKM," kata Oliver Yang, Direktur J&T Alibaba.

Kerjasama ini sengaja dibuat dengan sasaran UKM. Pasalnya, sektor ini dinilai punya potensi pertumbuhan jika pelaku UKM memanfaatkan platform online. Sebab, saat ini baru 9 persen dari total 56,5 juta UKM yang memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya.

Padahal berdasarkan laporan Deloitte Access Economics, peningkatan penggunaan platform digital untuk UKM di Indonesia dapat mendukung pertumbuhan ekonomi tahunan negara sebesar 2 persen. 

Kendala promosi produk adalah masalah lain yang menghantui pelaku UKM Indonesia. Hal ini disampaikan Jack Zhang, General Manajer of Oversea B2B of Alibaba Group. Padahal menurutnya ada potensi besar pada pengusaha Indonesia kelas menengah dan produk-produk Indonesia.

Oleh karena itu, Alibaba.com menggandeng J&T Express yang memiliki jaringan yang tersebar di Indonesia. "Kami berharap sinergi solid ini dapat memberikan solusi dan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia," tambah Zhang.

Tersebar

Saat ini tersedia 26 cabang J&T Alibaba di seluruh Indonesia. Perusahaan menargetkan bakal memiliki 50 cabang hingga akhir 2017. Tak hanya di kota-kota besar, perusahaan juga mungkin didirikan secondary city asalkan wilayahnya memang potensial.

Alibaba.com sendiri telah berdiri selama 18 tahun di dunia sebagai ecommerce dari China. Sementara itu, J&T Express merupakan perusahaan logistik dengan 1.200 cabang di seluruh Indonesia.