Google I/O 2017

Google Lens, Perkawinan Kamera Ponsel dan Kecerdasan Buatan

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Kamis, 18/05/2017 14:13 WIB
Google Lens, Perkawinan Kamera Ponsel dan Kecerdasan Buatan CEO Google, SUndar Pichai saat berbicara di ajang Google I/O 2017 (Foto: REUTERS/Stephen Lam)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google baru saja memperkenalkan Google Lens, sebuah teknologi yang mengawinkan fungsi kamera dengan kecerdasan buatan. CEO Google Sundar Pichai dalam presentasinya di konferensi deeloper tahunan I/O menyebut bahwa Lens akan mengubah fungsi kamera ponsel cerdas ke level yang jauh lebih tinggi.

Upaya Google merevolusi fungsi kamera ponsel nampak menemukan jalannya dengan Lens ini. Pasalnya, seperti yang disebut oleh Pichai, Lens membuat kamera tak hanya melihat sesuatu, namun juga memahami objek di dalam bingkai.

Dalam demonstrasi di panggung, Pichai memperlihatkan bagaimana Lens bisa mengetahui nama sebuah bunga cukup dengan mengarahkan kamera ke bunga tersebut. Melihat sekilas, cara kerja Lens seperti gabungan dari Google Search dan Goggles dengan fungsi kamera sehingga bisa mengetahui dengan akurat objek yang berada di dalam kamera.

Lens tak ubahnya Google Googgles yang sempat dikembangkan Google, namun memiliki keterbatasan hanya pada link terkait.


Namun kebolehan Lens yang cukup mengejutkan adalah kemampuannya mengetahui username dan password WiFi. Dalam video peraga, Google memperlihatkan bagaimana melalui kamera, sebuah ponsel bisa langsung terhubung dengan internet melalui WiFi.

Cara kerjanya pun sederhana. Mengutip TechCrunch, Lens bisa bekerja hanya dengan mengarahkan kamera ponsel ke stiker yang tertera di router WiFi dan secara otomatis ponsel akan tersambung ke internet.

Dengan cara kerja yang sama, Google Lens juga dapat dimanfaatkan mengulik informasi tentang sebuah tempat makan. Hanya dengan mengarahkan kamera ke muka sebuah tempat makan, informasi terkait seperti nama, rating, dan lainnya bisa segera diketahui.

Pada dasarnya teknologi Lens mengubah sifat kamera menjadi lebih interaktif. Google menempatkan kamera tak lagi sebagai alat penangkap momen belaka, namun juga sebagai 'penerjemah' keadaan sekitar pemilik ponsel.

Kemampuan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Google dengan mengintegrasikannya lebih jauh ke aplikasi Google Assistant. Dengan integrasi tersebut, Google Lens bisa menerjemahkan tulisan asing hingga membuat agenda di kalender cukup menggunakan lensa kamera sehingga tak perlu repot mengetik jadwal di kalender.

Kendati demikian, Google belum menyebut waktu pasti Google Lens tersedia bagi pengguna.