Warga AS Rayakan Gerhana Matahari Total Hari Ini

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Senin, 21/08/2017 17:13 WIB
Warga AS Rayakan Gerhana Matahari Total Hari Ini Gerhana matahari total di AS kali ini spesial. Karena kejadian ini bisa disaksikan dari pantai barat hingga pantai timur AS. (dok. CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --
Gerhana matahari total kali ini jadi spesial di Amerika Serikat. Pasalnya, baru kali ini gerhana matahari total tersebut kembali bisa disaksikan oleh penduduk dari ujung barat hingga timur Amerika Serikat. Terakhir gerhana total yang bisa dilihat diseluruh wilayah AS terjadi 99 tahun lalu. Total ada 14 negara bagian yang bisa melihat momen langka ini.

Gerhana Matahari total berikutnya di AS akan terjadi pada 2024. Namun, gerhana yang memiliki cakupan wilayah sebesar hari ini baru akan kembali menyentuh daratan Amerika pada 2045.

Dilaporkan bahwa planetarium dan museum kehabisan kacamata gerhana. Kota-kota dan taman disiapkan untuk menampung banyak orang yang akan berhenti ketika momen itu terjadi. Di Salem, Oregon, sebuah lapangan disulap menjadi tempat perkemahan untuk 8.500 orang sebelum pesta gerhana.


Peristiwa ini juga diperkirakan akan jadi momen paling meriah dengan banyaknya pesta yang digelar. Gerhana kali ini diperkirakan menjadi gerhana yang paling banyak diamati, paling banyak dipelajari, dan paling banyak difoto. Sebab, ini adalah gerhana matahari total pertama yang melewati Amerika di era media sosial.


"Ini adalah salah satu dari momen 'sekali dalam seumur hidup'," kata Hilary O'Hollaren yang rela jauh-jauh dari Portland bersama dua anaknya dan beberapa teman ke Salem.

Tapi, pemandangan ini biasanya tidak dapat diamati dari wilayah yang dihuni manusia. Fenomena ini lebih sering terjadi di Pasifik atau kutub.

Lintasi 14 negara bagian

Gerhana Matahari total terakhir yang menutupi seluruh daratan A.S terjadi pada 1918. Saat gerhana matahari total 1979, hanya lima negara bagian di wilayah Barat Laut yang mengalami kegelapan total sebelum gerhana melayang di atas Kanada.

Gerhana total pada 21 Agustus 2017 ini menghasilkan bayangan yang akan melintas di 14 negara bagian, memasuki dekat Lincoln City, Oregon, pukul 13:16 waktu setempat, bergerak secara diagonal melintasi jantung Amerika dan kemudian keluar dari Charleston, South Carolina, pukul 02:47. 

Jalur tersebut menempuh jarak 2.600 mil (4.200 kilometer) di seluruh daratan dan akan menutupi 60 sampai 70 mil (96 kilometer sampai 113 kilometer). Hutan Nasional Shawnee di Illinois Selatan akan melihat bentangan terpanjang kegelapan selama 2 menit 44 detik.

Sementara itu, negara-negara di Amerika Utara mendapatkan setidaknya gerhana sebagian. Amerika Tengah dan bagian atas Amerika Selatan juga akan melihat Bulan menutupi sebagian Matahari.

Pengamatan dari berbagai pihak

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan ilmuwan lainnya mengamati dan menganalisis gerhana dari teleskop di darat dan di orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional, pesawat terbang dan sejumlah balon ketinggian tinggi. Pengamatan mereka akan diputar kembali dari video langsung. 

Sementara itu, ilmuwan warga akan memantau perilaku hewan dan tumbuhan saat siang hari berubah menjadi senja dan suhu turun.

Warga bisa melakukan pengamatan terhadap keindangan gerhana melalui kacamata gerhana yang bisa dibuat sendiri atau membeli di museum. Satu-satunya waktu yang aman untuk melihat secara langsung tanpa kacamata pelindung adalah selama totalitas, saat matahari tertutup 100 persen. Jika tidak, gunakan proyektor lubang jarum yang bisa mentransmisikan gambar gerhana.