LMPV Mitsubishi Sukses Jegal Avanza-Xenia di GIIAS 2017

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 23/08/2017 18:12 WIB
LMPV Mitsubishi Sukses Jegal Avanza-Xenia di GIIAS 2017 LMPV Mitsubishi Xpander berhasil menyalip penjualan Avanza Xenia di GIIAS 2017 (dok. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mobil low multi purpose vehicle (LMPV) masih menjadi daya tarik masyarakat Indonesia. Hal ini membuat tiap-tiap produsen berlomba menyajikan mobil terbaik di segmen tersebut.

Di dalam negeri, segmen ini memang selalu laris tiap tahun. Saat ini tahta LMVP Indonesia masih dipegang oleh si kembar Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Namun, ada yang beda di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Total penjualan Avanza dan Xenia selama 10 hari di GIIAS 2017 dari, ternyata kalah jauh dari LMPV Mitsubishi Xpander.


Selama berlangsungnya pameran, tercatat jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Xpander, totalnya mencapai 5.281 unit. Sedangkan, total SPK gabungan Avanza dan Xenia berjumlah 2.319 unit. Jika dijabarkan, Avanza menjual 2.129 unit dan Xenia 190 unit. Angka ini tak sampai setengah dari SPK Xpander. 


Sementara, edisi terbatas Avanza laku sebanyak 81 unit dari total 150 unit yang disediakan. Sementara seri terbata Xenia terjual 20 unit.

Secara keseluruhan, Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berhasil melego 6.374 unit kendaraan di GIIAS 2017. Presiden Direktur MMKSI Kyoya Kondo, menyebutkan angka ini melebihi target yang mereka tetapkan sebanyak 3.150 unit. Penjualan tahun ini juga naik dari SPK GIIAS 2016 yang berjumlah 1.917 unit.

Dari total panjualan MMKSI itu, Xpander memegang rekor penjualan, disusul oleh Pajero Sport diposisi kedua dengan total penjualan 871 unit. Berturut-turut mengekor Mirage dengan 85 unit, Triton 81 unit, Outlander Sport 49 unit, dan Delica tujuh unit.

Toyota Unggul Total

Walau penjualan Toyota di segmen LMPV tertinggal dari MMKSI, tapi total penjualan Toyota Astra Motor (TAM) masih mengungguli Mitsubishi. TAM berhasil melego 7.136 unit kendaraan. Sebanyak 74 persen dari total penjualan ini dikuasai MPV.

Avanza masih memegang penjualan tertinggi Toyota diikuti Calya dengan penjualan sebesar 1.264 unit. Berturut-turut menyusul Kijang Innova yang terjual 901 unit, Sienta 513 unit, dan Voxy 361 unit. Untuk Fortuner 785 unit, Agya 336 unit, dan Fortuner TRD 266 unit. Toyota juga mengklaim edisi terbata Sienta terjual delapan unit dari jumlah yang disediakan sebanyak 30 unit.

"Nah, edisi spesial kita (Agya, Camry dan Corolla) semuanya sold out," kata Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto.


Soerjo mengungkapkan, memang jika dibandingkan dengan tahun lalu pada pagelaran serupa jumlah penjualan menurun. Namun, trennya tetap positif mengingat respon terhadap satu mobil barunya banyak diminati.

"Total turun, karena tahun lalu itu ada launching new product, ya. Seperti Calya makanya cukup besar, nah terjadi penurunan di situ (sekarang). Tapi yang lain boleh dikatakan lebih, kaya Voxy. Dulu pas ngeluarin NAV1 (sejenis Voxy) itu hanya puluhan, sekarang sampe 361," kata Soerjo.

Lebih lanjut, terkait pencapaian Daihatsu selama GIIAS 2017, jumlah totalnya berhenti diangka 778 unit.

Paling besar, yakni Daihatsu Sigra 217 unit, kemudian Daihatsu Xenia, Daihatsu Ayla 130 unit, Gran Max 78 unit, Daihatsu Terios 78 unit, Daihatsu Sirion 41 unit, Luxio 39 unit, dan Daihatsu Himax sebanyak lima unit. Sedikit catatan, untuk unit spesial edisi yaitu, 50 unit Sigra, 20 unit Xenia, 20 unit Terios, 10 unit Luxio dan 10 unit Sirion habis terjual.