Jokowi: Indonesia Jangan Bikin Alibaba-Google Tandingan

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 28/09/2017 12:03 WIB
Jokowi: Indonesia Jangan Bikin Alibaba-Google Tandingan Jokowi berharap industri kreatif di Indonesia lebih mengedepankan kearifan lokal. (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo berpendapat, Indonesia tak perlu membuat teknologi atau layanan serupa Alibaba atau Google tandingan di masa mendatang. Menurutnya, hal itu akan sia-sia.

Jokowi mengatakan, industri digital Indonesia dapat bersaing apabila mengedepankan ciri khas lokal atau produk lokal yang tidak meniru produk global sebelumnya.

"Menurut saya, buat apa bikin Alibaba, Google lagi? Buang waktu dan tenaga. Kita bikin saja inovasi unik dan lokal," kata Jokowi di Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Kamis (28/9).

Ia menilai, ciri khas lokal dan kebudayaan menjadi kekuatan Indonesia saat ini untuk bersaing di sektor digital seperti usaha start up hijab daring yang kini pasarnya mulai mencakup negara tetangga.


Selain mengutamakan nilai kelokalan, sektor digital juga dapat semakin berkembang apabila mengindonesiakan produk global seperti Microsoft dan Alibaba.

Hal itu sudah mulai dilakukan ketika Alibaba berinvestasi di Tokopedia dan Tencent lewat Gojek beberapa waktu lalu. Dana di atas Rp13 triliun disuntikkan kepada kedua perusahaan itu.

Jokowi menuturkan, industri digital Indonesia dapat semakin bersaing dan memasuki pasar global apabila benar-benar melakukan kedua hal itu.

Sebab, Indonesia merupakan negara dan pasar yang besar. Tetapi hal itu memang memerlukan waktu terlebih dahulu.

"Nanti dengan berlalunya waktu berkembangnya e-commerce, kita juga akan regional dan berujung go-global," kata mantan Wali Kota Solo ini.