Catatan dari Hong Kong

Qualcomm Angkat Suara Soal Pertikaian dengan Apple

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Jumat, 20/10/2017 04:46 WIB
Qualcomm Angkat Suara Soal Pertikaian dengan Apple Qualcomm angkat suara terkait pertikaian dengan Apple. (Foto: REUTERS/Mike Blake)
Hong Kong, CNN Indonesia -- Pertikaian Apple dan Qualcomm memasuki ronde baru. Kedua raksasa teknologi itu masih belum bosan adu kuat di ruang pengadilan.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Qualcomm meminta otoritas China melarang Apple menjual iPhone di sana. Perusahaan penghasil cipset Snapdragon itu menuding Apple memakai paten mereka tanpa membayar royalti.

Cristiano Amon, Vice President Qualcomm Tehchnologies yang ditemui di ajang 4G/5G Summit, mengatakan pihaknya sangat menjunjung China sebagai pasar dan tempat berinvestasi. Hal ini jadi perkara karena untuk mengembangkan teknologi di sana, Qualcomm sudah menggelontorkan investasi yang begitu besar.
"Investasi kami untuk mendapat hak kekayaan intelektual jadi alasan teknologi kami berada dan terus berkembang," ujar Amon di Hong Kong, Rabu (19/10).


Teknologi yang dimaksud oleh Amon dalam konteks ini ada dua yaitu teknologi layar sentuh Force Touch yang ada di iPhone dan sistem pengelolaan baterai. Menurut Qualcomm, kedua teknologi itu hanya segelintir dari sejumlah teknologi mereka yang dipakai Apple tanpa membayarkan royalti.

Pertikaian antara Qualcomm dan Apple sebenarnya bukan pertama kalinya. Sebelumnya, sudah ada beberapa kasus yang melibatkan kedua raksasa teknologi ini. Namun ini yang pertama kalinya terjadi di China.
Mungkin karena sudah sering berkonflik, Apple menyikapi tudingan Qualcomm dengan santai. Perusahaan yang dipimpin oleh Tim Cook itu merasa tak ada yang perlu dikhawatirkan dari permintaan Qualcomm kepada pemerintah China.

"Klaim itu tak berdasar, dan seperti manuver lain yang mereka buat di ruang pengadilan, kami yakin upaya legal ini akan gagal," ujar perwakilan Apple. 

Uniknya, pertikaian antara Qualcomm dan Apple ini tidak berarti keduanya tak punya hubungan saling menguntungkan. Sebab, Qualcomm tercatat sebagai penyuplai modem nirkabel untuk setiap iPhone yang diproduksi oleh Apple.