Pundi X Berniat Memperdagangkan Bitcoin Semudah Jual Pulsa

Bintoro Agung , CNN Indonesia | Rabu, 25/10/2017 15:42 WIB
Pundi X Berniat Memperdagangkan Bitcoin Semudah Jual Pulsa CEO Pundi X Zi Bin Cheah (kanan) ingin Bitcoin di Indonesia bisa sepopuler pulsa. (Foto: CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaku industri mata uang virtual di Indonesia makin berjamur dengan kehadiran pemain baru, Pundi X. Pundi X punya ambisi cukup tinggi di dalam negeri, memperdagangkan Bitcoin semudah pulsa.

Mata uang virtual, terutama Bitcoin, adalah salah satu fenomena digital yang makin populer belakangan ini. Nilainya yang kian meningkat menarik banyak orang untuk ikut menikmati untungnya.

Zi Bin Cheah alias Zac, CEO Pundi X, berniat merebut untung pasar uang virtual di Indonesia. Meski tergolong agak asing di telinga orang Indonesia, menurut Zac nilai pasar uang virtual di sini sangat besar.

Ia memberi contoh pada Bitcoin.co.id, perusahaan trading Bitcoin terbesar di Indonesia. Zac berkata, dalam sehari Bitcoin.co.id bisa menerima transaksi hingga US$10 juta.

"Bitcoin.co.id itu kebanyakan orang Indonesia yang pakai rupiah. Dari segi itu, kita tahu orang Indonesia sudah gemar pakai Bitcoin," ujar Zac saat ditemui di Jakarta, Rabu (25/10).

Selain potensi pasar yang paling besar di Asia Tenggara, pria berkebangsaan Malaysia ini juga menyebut kepemilikan rekening bank yang masih rendah jadi alasan mereka berani membuka usaha transaksi Bitcoin.

"Mungkin penggunaan blockchain bisa membantu financial liberation bagi penduduk Indonesia," imbuh Zac.

Untuk memuluskan rencananya, Pundi X meluncurkan X Pass dan Pundi X POS. Pundi X berguna untuk menyimpan mata uang virtual. Sementara Pundi X POS merupakan alat semacam EDC (electronic data capture) yang akan ditempatkan di toko-toko.

Dengan alat tersebut, konsumen Pundi X bisa memperjualbelikan cryptocurrency dengan bebas. Mereka bahkan bisa memakai mata uang virtual mulai dari Bitcoin, Ethereum, hingga PXS (mata uang virtual terbitan Pundi X sendiri) untuk membeli barang di merchant yang sudah bermitra dengan Pundi X.

"Jadi kita memberi solusi agar membeli Bitcoin bisa semudah membeli pulsa telepon," terang Zac.

Namun seiring peraturan Bank Indonesia yang berlaku sekarang, Pundi X tidak akan mengaktifkan fitur pembayaran dengan mata uang virtual tersebut.

Pundi X akan mulai meluncurkan produknya pada 20 November nanti. Layanan mereka nanti akan bisa ditemui di sejumlah minimarket di area Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Namun Pundi X tak hanya beroperasi di Jakarta saja, ia juga bakal hadir di Bali, Singapura, Hong Kong, dan Seoul.