Layanan GoldenBird sendiri menyediakan sewa mobil mulai dari Avanza hingga limousin. Sementara BigBird digunakan untuk rental bus.
Menurut Direktur PT Blue Bird, Tbk. Sigit Priawan Djokosoetono kerjasama ini dilakukan untuk meningkatkan layanan penyeeaan mobil miliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jika menggunakan layanan taksi online, harga yang perlu ditebus pengguna di angka Rp100 ribuan. Tentu ini belum dihitung jika harga dinamis diberlakukan.
Kendaraan ini juga bisa dipesan di muka. Pemesanan bisa dilakukan dalam jangka waktu tiga hari hingga setahun. Pengantaran juga dilakukan hanya dari satu tujuan ke tujuan lainnya (point to point)
Tak ganggu taksi
Keberadaan layanan ini disebutkan Sigit tidak akan mengganggu bisnis taksi Bluebird lainnya. Ia juga percaya bahwa kerjasama dengan Traveloka ini tak mengganggu kerjasama Bluebird yang telah dilakukan dengan Gojek dengan Go-Blue dan layanan lewat aplikasi My Blue Bird.
"Layanan ini adalah layanan premium yang memiliki fixed price, dan tidak mengganggu layanan Blue Bird lainnya," tegas Sigit.
"Tantangan kami adalah membuat lokalisasi terhadap produk serta layanan kami di negara-negara di Asia Tenggara yang sudah kami sediakan layanan penuh, seperti Indonesia, Vietnam, Singapura, Thailand, Malaysia dan Singapura," tegas Caesar Indra, Senior Vice President Business Development Traveloka yang ditemui dikesempatan yang sama.
Sayang layanan ini baru tersedia untuk pengguna Android. Fitur ini baru tersedia untuk pengguna iOS pada kuartal pertama tahun depan atau antara Januari hingga Maret 2018. (eks/sat)