Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mencatat kondisi industri sedang sulit. Menurutnya walau laporan keuangan perusahaan tergolong positif, tak berarti mereka lepas dari masalah ekonomi.
"Jadi mau enggak mau harus ada yang dikorbankan," kata Heru melalui sambungan telepon, Rabu (20/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:XL Klaim Tak Ada PHK Massal |
"Dalam proses-proses seperti itu jangan sampai merugikan karyawan."
Pengurangan karyawan, kata Heru, jadi sesuatu yang wajar saat industri mengalami masa sulit.
Dalam pernyataan resminya, XL menawarkan program pensiun dini kepada 200 karyawan yang kapasitasnya dianggap tak sesuai kebutuhan perusahaan. Dari 200 orang, hanya seorang yang menolak tawaran pensiun dini itu.
"Jadi bisa dibilang 99,9 persen puas," ucap Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih. (asa)