Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho mengatakan bahwa model berbagi ini seharusnya menjadi ditanggapi secara positif. Di mana terjadi sebuah kerepotan atau ketidaknyamanan maka harusnya dianggap sebagai peluang bisnis.
"Bedanya orang bisnis, kerepotan itu peluang bisnis. Kalau pemerintahan, kerepotan itu dipelihara, tapi nanti jadi usaha juga. Tapi modelnya itu berubah, cara kerjanya," lanjutnya dalam acara Future Force Fair 2018, Kamis (18/1) di Gedung Krida Bakti Sekretariat Negara, Jakarta.
Lihat juga:Lima Bakal Aturan Kemenpar Untuk AirBnB cs |
"Sekarang Airbnb sudah melebihi JW Marriot. Teknologi ini mengubah cara orang hidup, berinteraksi, berpikir dan mengambil pilihan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkiraan CBInsight, valuasi AirBnB pada 2015 akan melebihi valuasi bisnis hotel (Screenshoot CBInsight via Linkedin) |
Namun, data 2014 menunjukkan valuasi AirBnB masih dibawah Expedia, Starwood (perusahaan hotel berantai), dan Marriot. Berdasarkan data 2017, valuasi AirBnB senilai Rp400 triliun (US$30 miliar).
Airbnb vs bisnis perhotelan
Menurut catatan Investopedia, Airbnb mengalami pertumbuhan yang sangat cepat pada 2008. Pada 2013, pendapatannya mencapai Rp3,3 triliun (US$250 juta), atau meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Airbnb sendiri sebenarnya mungkin bukan kompetitor bagi hotel-hotel mewah tersebut. Tapi, kehadirannya lebih menggerus pasar motel dan hotel bintang rendah. Sementara itu, bisnis hotel seperti Hilton dan Marriot umumnya hanya dikunjungi oleh pebisnis kelas premium yang sebenarnya tidak menjadi sasaran utama Airbnb.
"Concern Anda, cara hidup Anda, cara Anda bertindak berbeda dengan orang-orang terdahulu. Cara Anda berpikir dan berselera itu tergantung apa yang Anda akses di gadget Anda," ungkapnya.
Di sisi lain, aturan untuk AirBnB dan layanan sejenisnya di Indonesia masih digodok oleh Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya menyatakan AirBnB diperbolehkan beroperasi di Indonesia namun akan diberikan aturan seperti waktu menginap, pajak hingga standar pelayanan. (eks/evn)
Perkiraan CBInsight, valuasi AirBnB pada 2015 akan melebihi valuasi bisnis hotel (Screenshoot CBInsight via Linkedin)