Google Resmi Kembali ke China Melalui Tencent

Agnes Savithri & sat, CNN Indonesia | Senin, 22/01/2018 07:32 WIB
Google Resmi Kembali ke China Melalui Tencent Google menandatangani kesepakatan lisensi paten dengan Tencent. (Foto: CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google berambisi untuk melebarkan sayapnya di China. Kali ini perusahaan induknya, Alphabet Inc., dikabarkan telah menyelesaikan perjanjian lisensi paten dengan Tencent Holdings Ltd, salah satu raksasa teknologi asal Negeri Tirai Bambu.

Tencent dikabarkan jadi perusahaan besar China pertama yang menandatangani perjanjian paten dengan Google. Kesepakatan lisensi paten itu dikabarkan meliputi banyak produk dan kolaborasi inovasi teknologi di masa depan.

Google maupun Tencent sepakat belum memberikan informasi penting terkait perjanjian tersebut, seperti syarat finansial, lingkup kesepakatan paten maupun produk yang disebut dalam lembar perjanjian.


Meski demikian, kepala paten Google, Mike Lee menyatakan harapannya atas perjanjian ini.
"Perusahaan teknologi dapat fokus dalam membangun produk dan layanan yang lebih baik lewat kerja sama dan kesepakatan seperti ini," jelas Lee, seperti dikutip Reuters pada Jumat (19/1).

Sebagai pemilik aplikasi media sosial besar China yang berhasil mengantongi hampir satu miliar pengguna, Tencent jadi rekan bisnis yang menjanjikan bagi Google. Tak hanya itu, perusahaan yang dibangun sejak 1998 itu juga mengawasi salah satu akun populer dan menjadi tuan rumah salah satu platform game dan livestream di China.

Sebelum dengan Tencent, Google telah mengadakan perjanjian serupa dengan Samsung Electronics, LG Electronics dan Cisco Systems Inc. Ambisi Google untuk memperluas pasarnya di China mulai terlihat sejak setahun lalu. Dimulai dengan merilis laboratorium penelitian artificial intelligence (AI) lokal, disusul pembukaan kantor barunya di kota Shenzhen, China.
Tak hanya itu, Chushou menjadi aplikasi game livestream China menjadi tempat Google menanamkan modalnya bulan ini. (age/age)