Windows 10 S Ditawarkan Jadi Mode Default di Versi Baru

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Senin, 05/02/2018 04:52 WIB
Microsoft dikabarkan akan menawarkan Windows 10 S sebagai 'mode default' untuk dijual ke konsumen beberapa versi Windows. Microsoft dikabarkan akan menawarkan Windows 10 S sebagai 'mode default' untuk dijual ke konsumen beberapa versi Windows. (REUTERS/Shannon Stapleton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Microsoft dikabarkan akan menawarkan Windows 10 S sebagai 'mode default' untuk dijual ke konsumen beberapa versi Windows, seperti Windows Entry, Value, Core, Core +, dan Advanced.

Dikutip dari pcworld. com, Microsoft akan menambahkan fitur baru dan kemungkinan mengenakan biaya lisensi untuk penawaran sistem tersebut. Produk ini dikabarkan akan mulai dikirim pada April mendatang.
Saat ini, Windows 10 S merupakan sistem operasi yang terpisah dari produk, seperti pada Microsoft Surface Laptop. Namun, dengan penawaran ini, Windows 10 S akan tersedia untuk Windows 10 Home dan Windows 10 Pro. Hanya saja, Windows 10 S hanya mengizinkan aplikasi UWP untuk dimuat dari Windows Store.

Kendati demikian, konsumen tetap bisa mengakses Windows 10 Home dan Windows 10 Pro karena masih memiliki akses untuk beralih sistem (upgrade).
Adapun konsumen yang ingin beralih, misalnya dari Windows 10 S Pro ke Windows 10 Pro, akan dikenakan biaya sebesar US$49.


Meski berdasarkan data Microsoft, mayoritas pengguna Windows 10 S masih bertahan dengan sistem tersebut. Keterbatasannya, membuat perusahaan tetap menawarkan untuk beralih ke Windows 10 S Pro. (agi/agi)