Perkuat Posisi Asia,Singtel Investasi di Bharti Telecom India

Agnes Savithri & sat, CNN Indonesia | Kamis, 08/02/2018 03:31 WIB
Perkuat Posisi Asia,Singtel Investasi di Bharti Telecom India Singapore Telecommunications (Singtel) Limited melebarkan sayapnya di wilayah Asia. (Foto: REUTERS/Edgar Su).
Jakarta, CNN Indonesia -- Singapore Telecommunications (Singtel) Limited memperkuat posisinya di wilayah Asia.

Perusahaan telekomunikasi asal Singapura dikabarkan berniat menambah investasi di Bharti Telecom yang berasal dari New Delhi, India.

Singtel dikabarkan siap menggelontorkan dana sebesar US$413 juta atau sekitar Rp5,5 triliun. Investasi ini sekaligus menaikkan saham Singtel di Bharti Airtel, anak usaha Bharti Telecom yang sekaligus menjadi operator seluler terbesar di India.
Investasi ini membawa keuntungan bagi Singtel. Pasalnya, saham Singtel di Bharti Telecom naik sebesar 1,7 poin menjadi 48,9 persen, yang diikuti kenaikan serupa untuk sahamnya di Bharti Airtel yang naik 0,9 poin menjadi 39,5 persen.


Arthur Lang, CEO Internasional di Singtel mengungkapkan industri telekomunikasi India tengah dilanda kesulitan.

"Meski saat ini industri telekomunikasi India sedang dilanda kesulitan, kami mengambil rencana jangka panjang terkait investasi kami di Bharti Telecom yang terus menjadi pemimpin pasar yang kuat dengan penetrasi ponsel pintar dan adopsi data selulernya yang meningkat pesat," ungkap Lang dikutip dari CNBC, Senin (5/2).
Visi jangka panjang ini berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar bagi Singtel yang 75 persen dari profitnya bergantung pada bisnis luar negeri. Investasi tersebut juga berpengaruh pada portofolio saham Singtel di perusahaan mobile regional di luar pasar kecilnya.

Perang tarif mewarnai sektor telekomunikasi India sejak lebih dari setahun lalu. 'Badai' di sektor tersebut dinilai muncul akibat masuknya Reliance Jio yang menjadi cabang telekomunikasi Reliance Industries, perusahaan konglomerasi India yang bergerak di berbagai bidang, termasuk energi dan telekomunikasi. (age/age)