Pada 2016, Cook dengan optimis sesumbar mengatakan bahwa Apple akan menghentikan transaksi menggunakan uang tunai. Tetapi pada Selasa (13/2) lalu, Cook justru terkesan mengubah pemikirannya. Ia terkesan tak yakin bahwa transaksi dengan uang akan segera berakhir.
"Saya berharap masih hidup untuk bisa menyaksikan penggunaan uang menghilang," kata Cook dalam pertemuan khusus dengan para pemegang saham di kampus baru Apple di Cupertino, AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Apple Park Terlarang Bagi Pengunjung |
"Pembayaran mobile ternyata lebih lambat dari yang saya perkirakan secara pribadi beberapa tahun silam," tutur pria berusia 51 tahun ini.
Sementara itu, Cook mengklaim bahwa dia melihat "adopsi yang sangat cepat" Apple Pay selama 12 bulan terakhir, terutama di belahan dunia yang sepertinya tidak diperkirakan sebelumnya, seperti Rusia dan China.
Apple berencana berinvestasi US$ 30 miliar di AS selama lima tahun ke depan dengan membangun kampus baru dan menciptakan 20.000 pekerjaan baru. Dengan pengeluaran saat ini untuk pajak penjualan produk dan pajak atas upah karyawan, Apple mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan akan menyumbang US$ 350 miliar untuk ekonomi AS selama periode tersebut.
"Kami ingin menggunakan sisa keuntungan untuk diinvestasikan di negara ini," klaim Cook seperti dilansir CNet. (evn)