Dalam rilis yang dikeluarkan CA dalam situs resminya, mereka menjelaskan data yang mereka gunakan berasal dari General Science Research. Data pelanggan Facebook dari GSR tersebut diklaim legal.
Lebih lanjut, GSR disebut mendapatkan data melalui perangkat yang disediakan Facebook. Selain itu, CA menampik tuduhan data yang ada digunakan pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ratusan perusahaan data telah menggunakan data Facebook dengan cara yang sama. Agar jelas, Cambridge Analytica tidak secara ilegal mengumpulkan dan membagikan data pada siapa pun dengan tidak benar," kata Cambridge Analytica dalam pernyataannya.
Mereka mengumumkan batasan platform API yang merusak banyak aplikasi yang dibangun di Facebook tetapi langkah ini akan mencegah penyalahgunaan privasi. Facebook menggunakan Cambridge Analytica sebagai contoh penyalahgunaan data yang coba mereka lawan.
Ini juga bukan pertama kalinya Cambridge Analytica menampik tuduhan penyalahgunaan data Facebook. Sebelumnya, perusahaan itu bahkan bersedia diaudit oleh agensi yang ditunjuk Facebook untuk membuktikan dirinya tak bersalah. (age)