Tergusur dari Lima Besar, Asus Bakal Perkuat Ponsel Menengah

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 16:03 WIB
Tergusur dari Lima Besar, Asus Bakal Perkuat Ponsel Menengah Asus (Susetyo Dwi Prihadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejak kuartal tiga 2017, IDC menyebut bahwa Asus dan Lenovo melesak dari lima besar pangsa ponsel pintar Indonesia. Untuk kembali merebut posisi, Asus berencana untuk memperbanyak penjualan dan lini ponsel di segmen menengah.

Asus menyebut akan memperbesar kapasitas produksi unit di Indonesia dengan bekerja sama dengan pabrik lokal. Asus juga menyebut akan kembali mempertahankan citranya saat pertama menyambangi Indonesia.

"Ke depan [strategi] kita salah satunya adalah dengan kerjasama dengan PT Sat Nusapersada. Kita produksi banyak untuk yang harganya terjangkau. Karena pertama kali kita datang ke Indonesia kan orang tahunya spesifikasi bagus harga terjangkau," terang Muhammad Firman, Head of Public Relations Asus Indonesia kepada awak media, Senin (16/4).

Firman mengakui sebelumnya perusahaan berfokus pada Zenfone 3 dan Zenfone 4. Padahal keduanya punya harga jual yang cukup tinggi, sehingga masuk ke pasar ponsel premium-high end

Meski kali ini Asus akan fokus ke pasar menengah, tapi Firman menyebut bahwa Asus akan tetap menggarap pasar ponsel premium. Namun, dari segi jumlah produksi, perusahaan asal Taiwan itu akan memperbesar porsi lini ponsel menengah. 

Jualan online

Selain itu, perusahaan asal Taiwan ini juga ingin lebih serius menggarap penjualan secara online. Pasalnya, Asus percaya bahwa pembeli ponsel secara online rupanya sudah menjadi tren.

Oleh karena itu, Asus yang sebelumnya lebih mendekati pelanggannya melalui toko-toko offline telah menjalin kerjasama dengan Lazada. Menurut dia, akan ada produk-produk tertentu yang hanya tersedia secara eksklusif di Lazada selamanya, tanpa pernah hadir secara resmi di toko offline.

"Kerjasama dengan Lazada juga kita ingin memperbanyak kuantitas penjualan kita karena trennya sekarang udah banyak pengguna smartphone yang belinya lewat online atau e-commerce," lanjutnya.

Kerjasama tersebut akan dimulai pada penjualan salah satu produk andalan Asus pekan depan. Sayangnya, Asus masih enggan mengungkap lebih lanjut mengenai target penjualan hingga jumlah ketersediaan unit untuk kerjasama tersebut.

Sebelumnya, Oppo, Advan, dan Xiaomi mengalami peningkatan distribusi smartphone dari kuartal satu ke kuartal tiga 2017. Oppo berhasil mengamankan posisinya di tempat kedua sementara Advan naik dari 5 persen di Q1, jadi 9 persen di Q2, dan turun sedikit di angka 8 persen di Q3.

Di sisi lain, Xiaomi baru masuk pantauan lima besar di kuartal dua 2017 dengan mengamankan tiga persen pangsa pasar. Naik dua kali lipat di kuartal tiga dengan enam persen pasar. (eks)